Menu

Pohon Tumbang Tutup Akses Padang-Painan

  Dibaca : 86 kali
Pohon Tumbang Tutup Akses Padang-Painan
POTONG POHON— Petugas mengevakuasi pohon yang roboh Minggu (20/1) malam yang sempat memutus akses jalan Padang-Painan.

PADANG, METRO – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Padang sejak Minggu (20/1) mengakibatkan pohon tumbang yang sempat memutuskan akses jalan lintas Padang-Painan hingga beberapa jam. Pohon tumbang yang menutupi badan jalan tersebut terjadi di KM 9, Sungai Beremas, Kecamatan Lubukbegalung.

Di kawasan Ujung Gurun, Kecamatan Padang Barat, juga terjadi pohon tumbang. Dalam dua kejadian pohon tumbang ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, cuaca yang saat ini masih diguyur hujan dan angin kencang, masyarakat diimbau untuk tetap waspada.

Kepala Pelaksana BPBD Padang Edi Hasymi mengatakan, Kota Padang memang dilanda hujan deras dan angin kencang sejak Minggu malam yang tercatat ada dua kejadian pohon tumbang. Tetapi untuk banjir maupun tanah longsor sejauh ini belum ada terjadi.

“Laporan pertama pohon tumbang di kawasan Lubukbegalung. Menimbulkan dampak terputusnya akses jalan. Kita sudah turunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Padang untuk melakukan pembersihan. Saat ini akses jalan sudah kembali normal,” kata Edi Hasymi.

Edi Hasymi menambahkan, kejadian pohon tumbang yang kedua terjadi di Ujung Gurun. Dari hasil analisa, tumbangnya pohon tersebut disebabkan faktor hujan deras dan angin kencang. Apalagi, pohon tersebut juga sudah berumur puluhan tahun.

“Selain faktor hujan dan angin badai, pohon itu tumbang karena diduga mengalami pelapukan karena umurnya yang sudah tua. Jenis pohonnya yang di Lubukbegalung pohon kedondong dan di Ujung Gurun pohon petai,” jelas Edi Hasymi.

Edi Hasymi menambahkan, panjang kedua pohon tersebut sekitar 12 meter dengan diamter 40 sentimeter. Untuk mengevakuasi batang pohon, pihaknya menggunakan mesin potong yang mana batang pohon dipotong menjadi beberapa bagian dan kemudian disingkirkan dari lokasi.

“Evakuasi dilakukan tak berapa lama setelah kejadian. Untuk mengevakuasi pohon itu membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam. Kini, semuanya sudah bersih. Tapi mengingat cuaca yang masih hujan dan angin kencang, kita masih terus melakukan pemantauan,” ujar Edi Hasymi.

Edi Hasymi mengungkapkan, dari hasil pelaporan BMKG, diperkirakan hujan masih akan mengguyur Kota Padang dalam beberapa hari ke depan. Untuk itu diharapkan masyarakat terus waspada jika hujan mengguyur dalam waktu yang lama.

“Khususnya bagi berada di daerah rawan bencana seperti longsor dan banjir, agar selalu awas, tingkatkan kewaspadaan. Kalau terjadi bencana, lakukan langkah-langkah evakuasi diri, dan laporkan segera agar ditangani dengan cepat,” pungkasnya. (rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional