Menu

Pohon Pelindung Mati Diracun OTK, DLH Usut Pelaku dan Tanam yang Baru

  Dibaca : 396 kali
Pohon Pelindung Mati Diracun OTK, DLH Usut Pelaku dan Tanam yang Baru
CEK KONDISI— DLH Kota Padang bersama Satpol PP turun ke lapangan mengecek kondisi pohon pelindung yang berada di Jalan Wahidin yang diduga diracun orang tak dikenal.

WAHIDIN, METRO
Satu batang pohon pelindung di Jalan Wahidin Padang hangus. Daunnya tiba-tiba rontok dan merah. Kuat dugaan pohon itu diracun oleh orang tak dikenal (OTK) sehingga mengering sendiri. Namun pelaku sulit ditemukan karena tak ada bukti.

“Kita tak tahu siapa pelakunya, karena tidak ada bukti secara langsung. Tapi kita akan berupaya untuk mengusutnya,” sebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Mairizon di lokasi.

Oleh karena pohon itu sudah mati, Mairizon kembali menanam lagi pohon yang baru dengan jenis yang sama di sampingnya. “Sekarang kita tanam lagi pohon yang baru. Kita berharap masyarakat sama-sama menjaganya. Bukan malah membunuh dengan cara meracunnya atau merusak akarnya,” sebut Mairizon.

Menurut Mairizon, keberadaan pohon pelindung sangat dibutuhkan. Bagi pemilik kedai yang ada di sekitarnya, pohon pelindung bisa memberi suasana rindang dan teduh. Selain itu juga bisa membersihkan udara sekitar, sehingganya harus selalu dijaga.

DLH terang Mairizon, juga tak menghalangi jika ada masyarakat yang bermaksud menebang pohon pelindung, jika memang keberadaanya mengahalangi jalan masuk. Namun tentunya harus melalui prosedur yang berlaku.

“Kalau ada yang menghalangi jalan masuk, silahkan ajukan permohonan penebangan kepada kami. Paling-paling nanti kami kenai kewajiban untuk menyediakan sejumlah bibit pohon yang baru untuk ditanam lagi,” sebut Mairizon.

Ia berharap masyarakat bisa menjadi spionase DLH dengan melaporkan serta merekam video jika ada masyarakat yang merusak pohon pelindung dan membuang sampah sembarangan. Nantinya, berdasarkan bukti-bukti itu DLH akan mencari pelakunya untuk dipidanakan.

Sepanjang tahun ini, pihaknya menargetkan menanam pohon pelindung jenis tabebuya dan mahoni. Saat ini stoknya mencapai ratusan batang dan siap untuk disisipkan pada tempat-tempat yang membutuhkan. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional