PADANG, METRO—Respons cepat personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Kota Padang berhasil memulihkan akses lalu lintas di kawasan Sawahan Timur setelah sebatang pohon mahoni tumbang akibat cuaca ekstrem, Minggu (5/7/2026).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.20 WIB itu sempat menghambat arus kendaraan di Jalan Agus Salim, Kompleks BI Sawahan, tepatnya di depan Suzuya Sawahan, RT 01 RW 02, Kelurahan Sawahan Timur, Kecamatan Padang Timur.
Mendapat laporan dari masyarakat, Satpol PP Kota Padang langsung mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Satlinmas Regu 2 untuk melakukan penanganan di lokasi di bawah koordinasi Kasat Pol PP Kota Padang dan Pelaksana Tugas Kepala Bidang Linmas. Proses evakuasi dipimpin oleh Kepala Seksi Bina Potensi Masyarakat (Binpotmas) bersama Kepala Seksi Linmas.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang, Chandra Eka Putra, mengatakan pohon mahoni dengan panjang sekitar 15 meter dan diameter sekitar 60 sentimeter tumbang hingga menutup badan jalan sehingga membutuhkan penanganan segera.
“Setelah menerima laporan adanya pohon mahoni berukuran panjang sekitar 15 meter dan diameter 60 sentimeter yang tumbang menghalangi jalan, Tim Reaksi Cepat Satlinmas Regu 2 langsung kami kerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi agar arus lalu lintas kembali normal,” ujarnya.
Proses pembersihan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan personel TRC Satlinmas Regu 2, Kelompok Siaga Bencana (KSB) Kelurahan Jati, KSB Kecamatan Padang Timur, serta masyarakat sekitar.
Berkat sinergi seluruh unsur di lapangan, material pohon berhasil disingkirkan dalam waktu singkat sehingga akses jalan kembali dapat dilalui kendaraan dengan aman. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil yang dilaporkan dalam kejadian tersebut.
Chandra mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dan dapat memicu pohon tumbang maupun bencana hidrometeorologi lainnya.
“Kami mengimbau pengendara dan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di tengah cuaca ekstrem yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang maupun bencana lainnya,” katanya.
Pemko Padang terus mengoptimalkan kesiapsiagaan personel di lapangan sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya atau kejadian darurat agar dapat ditangani secara cepat dan meminimalkan risiko bagi keselamatan warga.
Sebelumnya, Wali Kota Padang Fadly Amran mengimbau seluruh masyarakat Kota Padang agar meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda wilayah Kota Padang.
Berdasarkan informasi prakiraan cuaca dari BMKG 5 Juli 2026, berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang. Masyarakat diminta mengurangi aktivitas di lokasi yang berisiko serta terus memantau informasi cuaca dari instansi berwenang.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami mengimbau seluruh warga agar tetap waspada, terutama yang sedang berada di kawasan pantai, di bawah pohon, maupun di lokasi yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem,” ujar Fadly Amran.
Wali Kota juga meminta seluruh Kelompok Siaga Bencana (KSB) meningkatkan kesiapsiagaan, mengingat saat ini masih berlangsung masa libur sekolah dan akhir pekan yang menyebabkan tingginya aktivitas masyarakat di sejumlah objek wisata, terutama kawasan pantai.
“Tadi kami sudah perintahkan jajaran BPBD dan Kelompok Siaga Bencana (KSB) di kawasan Pantai Air Manis dan objek wisata lainnya, agar segera mengimbau seluruh pengunjung untuk naik ke daratan dan menjauhi bibir pantai guna mengantisipasi potensi gelombang tinggi maupun kondisi cuaca yang membahayakan,” tegasnya. (oza)






