Close

PMK di Korong Tanjung Mutuih Menggila, Ratusan Ternak Masyarakat Terjangkit, Pemilik Menangis

BERI OBAT—Terlihat seorang warga mencoba memberikan obat pada ternak yang terkena PMK.

PDGPARIAMAN , METRO–Ratusan ternak milik warga terjangkit Penyakit Kuku dan Mulut  ( PMK ) di Korong Tanjung Mutuih Nagari Koto Dalam Barat Kecamatan Padang Sago Walinagari Koto Dalam Barat Indra Suhada me­ngatakan, dalam satu bulan terakhir banyak ternak warga baik itu sapi maupun kerbau menderit sakit yang belum diketahui jenisnya. “Ada sebanyak 140 ekor ternak sapi dan 95 ekor kerbau di Nagari ini di 4 Korong. Rata-rata semuanya sudah terkena penyakit tersebut, dan satu ekor sudah ada yang ma­ti, ”ung­kapnya, kemarin.

Untuk saat ini lanjutnya, warga hanya mengobati ternaknya yang terkena penyakit dengan cara tradisional. Baik dengan daun kayu ataupun umbi-umbian seperti kunyit dan Leng­kuas. “Kondisi saat ini mem­prihatinkan sekali, semua pemilik ternak ingin menangis. Karena susahnya mengobati penyakit yang menghinggapi ternak itu, dan kalaupun dijual hargapun turun drastis,” ung­kapnya

Lanjutnya, jika normal kerbau atau sapi potong bisa mencapai Rp 25 juta, namun dalam kondisi sakit hanya dihargai Rp 4 juta oleh toke. Ditambah lagi seluruh pasar ternak tutup di wilayah Padangpariaman. Indra me­nya­yangkan, belum ada­nya perhatian dari dinas terkait untuk mendatangi para pemilik ternak. Padahal sudah ada sekitar satu bulan penyakit itu me­nye­rang ternak warga.

Salah seorang pemilik ternak M. Nasir mengatakan, awal mula penyakit menghinggapi ternak­nya. Terlihat kuku sapi miliknya memutih serta mengeluarkan air.

“Hidung mengeluarkan lendir, mulutnya berbusa kemudian ada bintil-bintil merah disekitar area mulut. Dan terlihat di lidah sapi ada bintil-bintil merah se­hingga menyebabkan ternak tidak mau makan,” ujarnya Di lokasi terlihat juga seekor kerbau yang terjangkit penyakit dimaksudkan, bahkan lebih parah lagi. Kuku ternak itu nyaris copot di ke 4 kakinya, se­hingga susah untuk berdiri. (efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top