Menu

PMI Sumbar Imbau Penyintas Covid-19 Donorkan Plasma Konvalesen

  Dibaca : 74 kali
PMI Sumbar Imbau Penyintas Covid-19 Donorkan Plasma Konvalesen
Hidayatul Irwan Kepala Markas PMI Sumbar.

SUDIRMAN, METRO–Sudah terbukti plasma konva­le­sen salah satu pengobatan paling efektif terhadap pasien Co­vid-19. Banyak kasus pasien Covid-19 di luar Sumbar yang ber­hasil sembuh dengan terapi plas­ma konvalesen terse­but. ­Namun sangat disayangkan, keter­sediaan plasma konvalesen di Sumbar hingga saat ini  masih saja rendah. 

Kepala Markas PMI Sumbar, Hidayatul Irwan menyampaikan, UDD PMI Kota Padang yang menjadi satu-satunya akses pe­nam­pung donor plasma kon­valesen di wilayah Sum­bar masih kesulitan me­menuhi permintaan ter­ha­dap plasma konvalesen ini. 

“Berdasarkan lapo­ran­nya kepada kami, sampai Juli lalu UDD hanya mam­pu memenuhi 55 persen dari total permintaan plas­ma konvalesen yang ter­data. Ini berarti masih ada 45 persen pasien Covid-19 yang masih mengharapkan bantuan kita untuk sem­buh,” ucap Hidayat.

Diakui Hidayat, suka­relawan untuk donor plas­ma konvalesen tersebut sampai saat ini masih se­dikit. Jarak domisili warga penyintas Covid-19 de­ngan lokasi donor, juga men­jadi salah satu kenda­la­nya. 

Selain itu, penyintas Covid-19 yang mau men­jadi sukarelawan juga ha­rus memenuhi beberapa persyaratan dan prosedur penting, untuk melakukan donor plasma konvalesen tersebut. “Persyaratan umum yang harus dipe­nuhi, pertama dari usia mi­nimal 18 sampai 60 tahun. Kemudian mereka sudah dinyatakan sembuh, mak­simal tiga bulan setelah dinyatakan negatif atau sembuh Covid-19,” ujar­nya. 

“Tentu diutamakan laki-laki, bagi perempuan  di­sya­ratakan yang belum per­nah hamil. Penyintas juga tidak menerima trans­fusi darah selama tiga bulan terakhir,” jelasnya.

Kemudian, penyintas Covid-19 yang dinyatakan lulus persyaratan tersebut, harus mengikuti proses screening yang ketat. Hal ini bertujuan untuk me­mas­tikan kualitas plasma yang dihasilkan nantinya benar-benar yang terbaik. “Sudah bisa dinyatakan layak jadi pendonor plasma konvalesen apabila sudah lulus proses screening,” tambah Hidayat. 

Sebagai alumni pe­juang Covid-19, Hidayat sa­ngat mengharapkan ke­se­­diaan masyarakat untuk berbagi kesembuhan. Se­bab, tingkat keefektifan plas­ma konvalesen untuk kesembuhan dari terpapar Covid-19 ini sangat tinggi, mencapai 95 persen. 

“Memang situasinya sedikit sulit untuk menga­jak masyarakat yang su­dah sembuh dari Covid-19 ikut berdonor plasma me­reka kepada masyarakat yang saat ini tengah ber­juang,” ucapnya. 

“Namun, kami akan te­rus mengimbau para pe­nyin­tas Covid-19 di Sum­bar ini untuk mau mem­ban­tu sesama. Berbagai kam­panye donor plasma kon­valesen telah kami lakukan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat me­nge­nai donor tersebut,”  ucap Hidayat. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional