Close

PLN Sumbar Gandeng Dinas ESDM Bentuk Forum K2, Langkah untuk Pemenuhan Standarisasi Peralatan Pemanfaat Tenaga Listrik

KESELAMATAN KETENAGALISTRIKAN— PLN UID Sumbar bersama jajaran Forkopimda, akademisi, pelaku usaha, bisnis, dan industri, kontraktor kelistrikan, dan media berfoto bersama dalam acara Forum Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) di Auditorium Gubernuran, Senin (21/11).

SUDIRMAN, METRO–Pentingnya penerapan Kesela­ma­tan Ketenagalistrikan (K2) pada ling­kungan masyarakat, PLN UID Sumbar menggandeng Dinas ESDM Sum­bar untuk melakukan Forum Keselamatan Ketenagalistrikan Bersama Stakeholder, Senin (21/11) di Auditorium Istana Gubernur Sumbar.

Forum ini dihadiri oleh ratusan stakeholder di lingkungan Sumbar, diantaranya; jajaran forkopimda, akademisi, pelaku usaha, bisnis, dan industri, kontraktor kelistrikan, hingga rekan-rekan media.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumbar Eric Rossi Priyo Nugroho, mengatakan Forum K2 Bersama Stakeholder diprakarsai sebagai jembatan untuk membangun kerjasama antara pemerintah, PLN, dan seluruh stakeholder untuk memahami dan membangun pon­dasi K2 di masyarakat.

“Kami berharap, forum ini bisa memberikan upaya perbaikan serta edukasi terkait bahaya listrik dan pencegahannya sehingga kecelakaan ketenagalistrikan di lingkungan masya­ra­kat Sumbar dapat dicegah,” katanya.

Kadis ESDM Sumbar Herry Martinus, menyampaikan, K2 adalah segala upaya atau langkah untuk pemenuhan standarisasi peralatan pemanfaat tenaga listrik, pengamanan instalasi tenaga listrik, dan pengamanan pemanfaat tenaga listrik untuk mewujudkan kondisi andal dan aman bagi instalasi, manusia, makhluk hidup lainnya, serta ramah lingkungan.

Dijelaskan, K2 penting untuk diketahui oleh seluruh stakeholder karena erat kaitannya dengan perlengkapan dan aktivitas sehari-hari masyarakat. “PLN Sumbar sudah bekerja cukup baik dengan layanan prima dan daya yang andal. PLN Sumbar juga berperan terhadap lingkungan dengan menggunakan lebih dari 50% sumber energi EBT. Mari dukung pelayanan PLN dengan penerapan K2 pada instalasi dan kelistrikan di lingkungan Bapak Ibu masing-masing,” lanjutnya.

Regulasi K2 adalah da­sar yang perlu diketahui oleh stakeholder. Disampaikan Helmi Heriyanto Kabid Energi dan Kelistrikan Dinas ESDM Sumbar, regulasi K2 tertuang diantaranya dalam UU No. 30 Tahun 2009 Tentang Kete­nagalistrikan dan UU No. 11 Tahun 2020.

“Berdasarkan Undang-Undang jelas bahwa Sertifikasi Laik Operasi (SLO) pada setiap persil kelistrikan itu penting untuk memastikan instalasi sesuai SNI dan aman bagi pemilik bangunan. Bagitupun dengan Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik Kepentingan Sendiri (IUPTLS),” lanjutnya.

Pemakaian instalasi dan peralatan kelistrikan yang tidak standar, dijelaskan Anton Sugiarto, Senior Manager Distribusi PLN UID Sumbar, dapat berdampak pada konsleting, kebakaran, kebakaran be­runtun, hingga kematian. “SNI memiliki proteksi terbaik dan ini me­lindungi penggunakan karena dapat mencegah potensi kece­lakaan kelistrikan,” jelas Anton dalam paparan materinya.

Anton, sebagaimana juga Helmi berharap, peserta Forum K2 kali ini dapat menjadi perpanjangan tangan pemateri untuk menyampaikan edukasi K2. “Semoga Bapak Ibu semua disini bisa meneruskan informasi yang benar dan baik untuk meng­edu­kasi masyarakat di luar forum ini tentang K2 dan pentingnya penerapan K2. Seperti regulasi K2, jarak aman dengan jaringan ke­lis­trikan lebih kurang 3 meter, tips trik aman me­ng­gunakan perlengkapan listrik, pentingnya perbaharuan istalasi 10-15 tahun sekali, dan lain sebagainya,” sampainya.

Anton lantas mengajak agar seluruh stakeholder tetap berkomitmen untuk bersumbangsih bagi ling­kungan yang lebih aman dan nyaman dan keselamatan manusia dengan mencegah kecelakaan ke­lis­trikan bersama. “Ka­rena tidak ada yang lebih berharga dari nyawa manusia,” sebutnya.

Mempermudah komunikasi antara masyarakat dan PLN untuk mencegah kecelakaan kelistrikan, Anton mengajak stakeholder untuk melaporkan potensi bahaya yang mungkin ditemukan di sekitarnya melalui aplikasi PLN Mobile.

“Melalui PLN Mobile kita dapat berkoordinasi dan mencegah potensi bahaya. Silahkan laporkan dan petugas kami akan berupaya langsung untuk antisipasi atau perbaikan,” pungkasnya. (ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top