Close

PLN Sumbar Dukung Perlindungan Ekonomi Rakyat dengan Listrik Subsidi

PASTIKAN--PLN UIW Sumbar pastikan UKM dan pelanggan Rumah Tangga daya kecil (R-450 hingga R-2200) tetap mendapatkan tarif subsidi.

Padang, METRO–PLN UIW Sumbar pastikan Usaha Kecil Mene­ngah (UKM) dan pelanggan Rumah Tangga (R) daya kecil (R-450 hingga R-2200) tetap mendapatkan tarif subsidi sebagai dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi rakyat.

General Manager PLN UIW Sumbar Toni Wahyu Wibowo, keputusan pemerintah dibuat untuk men­jaga stabilitas ekonomi pasca dilakukan penyesuaian tarif listrik atau tarif adjustment. ‘’Pemerintah ingin subsidi PLN tepat sasaran namun daya beli ma­sya­rakat tetap terjaga, itulah mengapa diputuskan ha­nya pelanggan rumah tang­ga mampu dan pe­langgan instansi pemerintah yang mengalami tarif adjustment,’’ sampainya, Rabu (15/06).

Maka dari itu, Toni menegaskan, tidak ada kenaikan tarif yang dilakukan PLN berdasarkan arahan pemerintah. ‘’Tetapi pemerintah melalui PLN ha­nya melakukan penyesuai­an dalam rangka mengkoreksi subsidi yang tidak tepat sasaran. Dan PLN UIW Sumbar siap menjalankan amanah ini untuk pelayanan kelistrikan terbaik dan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik,’’ lanjutnya.

PLN UIW Sumbar, lanjut Toni, akan mendukung keputusan penyesuaikan tarif pelanggan oleh pemerintah  dengan pendataan pelanggan, publikasi melalui media massa dan media sosial, serta melakukan audiensi de­ngan forkopimda dan me­nyurati instansi terdam­pak.

‘’PLN UIW Sumbar pun merangkul berbagai stakeholder potensial melalui forum stakeholder dan sharing session. Lewat forum stakeholder dan sha­ring session, stakeholder  diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan PLN untuk menyampaikan informasi yang akurat me­ngenai isu nasional ini.’’

Di Sumbar sendiri, pe­nerapan Tarif Adjustment 2022 berdampak pada 15.­316 pelanggan R2/R3 dan 5.483 pelanggan P atau hanya 1,3% dari total seluruh pelanggan Sumbar yang berjumlah 1,583 Juta Pelanggan hingga Mei 2022.

Dengan adanya Tarif Adjustment, pelanggan rumah tangga R2/R3 akan mengalami perubahan ta­rif dari Rp1.444,7/kWh men­jadi Rp1.699,53/kWh. Se­dang­kan pelanggan pemerintah P1 & P3 tarifnya disesuaikan dari Rp 1.444,7 kWh menjadi Rp 1.699,53 per kWh. Pelanggan P2 dengan daya di atas 200 kVA tarif­nya disesuaikan dari Rp 1.114,74/kWh menjadi Rp 1.522,88/kWh. (rel ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top