Menu

Plang Parkir di Pasar Raya, Perumda PSM masih Lakukan Sosialisasi dan Evaluasi

  Dibaca : 154 kali
Plang Parkir di Pasar Raya, Perumda PSM masih Lakukan Sosialisasi dan Evaluasi
TERSUSUN RAPI— Kendaraan roda dua tampak tersusun rapi di basemen Pasar Raya Padang. Sementara itu, Dirut Perumda PSM terlihat berdialog dengan tokoh-tokoh Pasar Raya Padang.

PASAR RAYA, METRO
Perusahaan Umum Daerah Padang Sejahtera Mandiri (Perumda PSM) terus gencar melakukan sosialisasi dan evaluasi terhadap pemberlakuan plang parkir di kawasan Pasar Raya. Direktur Utama Perumda PSM, Popy Irawan mengatakan, bahwa pihaknya hingga sekarang masih proses tahap sosialisasi dari penerapan penerapan plang parkir di gerbang masuk antara Blok IV dan Blok III serta Blok II.

“Dari proses ini kita mendapatkan input dan masukkan. Pertama, kenapa Perumda PSM tidak mengelola secara keseluruhan. Kenapa Blok II dan III saja. Karena kami berkontrak dengan Dinas Perdagangan Kota Padang. Namun Disdag membuka ruang untuk mengelola secara keseluruhan, InsyaAllah kita siap,” ungkapnya, Jumat (28/8).

Popy menjelaskan, mengenai petugas parkir yang telah ada akan direkrut dan menjadi karyawan Perumda PSM. “Jadi kesepakatannya semua stokeholder dilibatkan, kita membuka ruang dialogis dan diskusi. Kita berfokus mencari titik temu dengan masukan yang ada dari semua pihak yang terkait,” imbuhnya.

Ia mengatakan, tujuan perpakiran ini terkomputerisasi secara terpadu ialah untuk mengatahui data kendaraan yang ada di Pasar Raya Padang, Manfaat lainnya, antara lain mendapatkan jumlah kendaraan yang lalu lalang di Pasar Raya. Saat ini masih ada perkiraan.

“Jadi dari data yang didapatkan kita akan mendapatkan layanan kepada pengunjung dan keseluruhan yang kendaraan di Pasar Raya,” ungkapnya.

Ia menerangkan, bahwa sistem yang dikerjakan manusia maupun terkomputerisasi akan ada evaluasi. Daya tampung di basemen bisa untuk roda dua sekitar 1.000 kendaraan. Disamping itu terkait dengan tarif, tarifnya flat (tetap), untuk roda dua berkisar Rp 5 ribu, mobil Rp 5 ribu.

“Jadi kalau sudah ada data kita dapatkan, kita akan berikan layanan dan fasilitas berupa member yang akan menerapakan biaya yang lebih murah yakni sistem member untuk motor Rp 40 ribu rupiah dan mobil Rp 70 ribu rupiah. Kita lakukan uji coba kemarin untuk mengetahui data yang ada,” tukasnya.

Ia berharap kedepannya, untuk mengefektifkan kantong-kantong parkir seperti basemen yang cukup luas, maka butuh kerjasama dan kesepakatan semua pihak, tentunya tertib. Dimana tidak ada lagi kendaraan yang parkir sembarangan.

Sementara itu, Ketua Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Pasar Raya Padang, Momon yang didampingi Pendamping Aliansi Masyarakat Peduli Pasar Raya Padang, Yusak David Pingah, mengatakan, untuk menerapkan dan aplikasi penerapan ini butuh kerjasama semua pihak.

“Semua stakeholder harus dilibatkan, bagaimana kita bisa mengotimalkan fungsi gedung Pasar Raya yang megah ini, seperti halnya fungsi basemen sebagai lahan parkir. Agar tertata dengan rapi baik keamanan dan kenyamanan,”sebut Momon.

Senada dengan itu, Pendamping Aliansi Masyarakat Peduli Pasar Raya Padang Yusak David Pingah menyebutkan, selain pengoptimalisasi tempat parkir yang ada, diharapkan agar optimalisasi tempat kosong, juga bisa mendorong pelaku usaha lain bisa berusaha dengan maksimal.

“Dengan adanya parkir yang tertata dengan rapi nyaman dan aman. Sehingga warga Kota Padang tidak ragu-ragu lagi untuk masuk Pasar Raya Padang,” tandasnya.

Dari pantauan POSMETRO, kendaraan masuk lewat plang antara Blok II dan III tampak diarahkan ke basemen oleh petugas. Di basemen kendaraan disusun tersusun rapi. Kendaraan roda dua juga antre dengan tertib memasuki plang parkir yang telah dikelola Perumda PSM. (cr1)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional