Menu

PKS Targetkan Wakil Bupati, Golkar Ingin BA 1 C

  Dibaca : 386 kali
PKS Targetkan Wakil Bupati, Golkar Ingin BA 1 C
Zukron, Ketua DPD PKS Limapuluh Kota

LIMAPULUH KOTA, METRO
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Limapuluh Kota, Zukron, menyebut sudah mengusulkan Dua nama bakal calon wakil bupati untuk ikut bertarung di Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang. “Kita sudah usulkan Dua nama ke-DPW PKS Sumbar. Dua nama itu, Mulyadi Muslim (Sekjen MUI Kota Padang) dan Yos Sariadi (Anggota DPRD Limapuluh Kota Dapil IV Meliputi Kecamatan Mungka, Guguak dan Akabiluru),” sebut Zukron, disela-sela kesibukannya menjadi wakil rakyat.

Mengapungnya dua nama beken ini disampaikannya, tidak tiba-tiba, namun merupakan aspirasi dari kader dan masukan masyarakat. Meski demikian, keduanya masih terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. ”PKS akan mengusung kader terbaik untuk bakal calon wakil bupati,” ucap Zukron.

Dia juga menyebut, PKS terus menjalin komunikasi dengan berbagai partai politik untuk berkoalisi mengusung pasangan calon. Dengan 4 kursi di DPRD, jelas PKS tidak bisa mengusung calon sendiri dan harus berkualisi dengan partai lainnya. Selain itu, PKS juga intens berkomunikasi dengan beberapa tokoh politik yang digadang-gadang bakal maju menjadi bakal calon bupati seperti Dt Safaruddin dan Asyirwan Yunus.

”Kita terus menjalin komunikasi dengan tokoh-tokoh politik, ketua-ketua parpol. Karena kita dengan 4 kursi tidak bisa mengusung pasangan calon, harus berkualisi. Dan komunikasi juga kita lakukan dengan bakal calon Bbupati seperti Dt Safaruddin dan Asyirwan Yunus,” sebut Zukron.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Limapuluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo, kepada wartawan menyebut masih terus melakukan komunikasi politik dengan pimpinan-pimpinan partai politik untuk membangun kualisi mengusung paslon pada Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang.

”Kita terus membangun berkomunikasi dengan semua parpol seperti Gerindra, Demokrat, PKB, PKS, dan termasuk PDI-P. Jadi sampai saat ini belum ada paslon yang pasti Dari Golkar, tetapi memang satu nama yang diajukan. Dan kita menargetkan Bupati, namun kita tunggu saja perintah partai,” sebutnya.

Nama Safaruddin Dt Bandaro Rajo, akhir-akhir ini santer terdengar siap maju menjadi Bupati. Bahkan disebut-sebut hanya namanya yang diajukan ke DPP Pusat untuk maju sebagai calon Bupati Limapuluh Kota, meski begitu dirinya tidak menolak jika DPP memintanya untuk jadi wakil Bupati. ”Ya tergantung DPP partai, jika diminta kita untuk Bupati kita siap, tetapi jika diminta untuk wakil kita juga tidak menolak,” sebutnya.

Tokoh muda sekaligus akademisi Kabupaten Limapuluh Kota, Budi Febriandi menilai bahwa belum munculnya paslon yang diusung parpol untuk bertarung di Pilkada Limapuluh Kota hingga saat ini, lebih karena tidak satupun parpol yang bisa mengusung paslon sendiri. ”Untuk mengusung pasangan calon di pilkada limapuluh kota diperlukan minimal 7 kursi di DPRD atau minimal 25 % suara syah di pileg 2019. Dan kita ketahui bahwa tidak satupun parpol yang mendapatkan 7 kursi, sehingga mau tidak mau mesti berkoalisi dengan parpol lain untuk mengusung pasangan calon. Kesulitan parpol di daerah dalam membangun koalisi untuk menentukan pasangan calon adalah karena segala sesuatunya diputuskan di pimpinan pusat masing-masing parpol,” sebut Budi.

Dia juga menilai, komunikasi yang cukup pelik ini membuat sampai saat ini di Limapuluh kota masih saja belum ada kepastian koalisi partai politik untuk mengusung paslon.

”Mengingat hal tersebut diatas, barangkali perlu diubah undang-undang, di mana pengusulan calon kepala daerah menjadi domain pemgurus di daerah, sementara pusat hendaknya hanya melakukan supervisi. Mestinya semangat desentralisasi, juga harus dimiliki oleh partai politik,” ucap Budi. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional