Close

PKS Kota Bukittinggi Turun ke Jalan Suarakan Tolak Kenaikan BBM

TOLAK KENAIKAN BBM— DPD PKS Bukittinggi yang diketuai oleh Ibnu Asis ikut melakukan aksi turun ke jalan yang serentak dilakukan oleh PKS seluruh Indonesia untuk menyuarakan penolakan kenaikan harga BBM, Sabtu (10/9).

BUKITTINGGI, METRO–Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merupakan partai yang cukup vokal dalam menyuarakan penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada 3 September lalu.

Pernyataan sikap PKS ditunjukkan dengan berbagai cara mulai dari penyampaian pandangan melalui sidang paripurna DPR RI hingga ikut turun ke jalan bersama ma­syarakat mendesak pemerintah menolak kenaikan harga BBM, seperti yang dilakukan oleh partai tersebut Sabtu (10/9) serentak se-Indonesia.

Flashmob turun ke jalan dalam menyuarakan penolakan kenaikan harga BBM ini juga dilakukan oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kota Bukittinggi di sepanjang Jalan Sudirman. Puluhan kader PKS Bukittinggi meramaikan aksi ini dengan menggunakan atribut warna kebesaran PKS (oranye).

Sejumlah petinggi partai dan anggota fraksi PKS DPRD Kota Bukittinggi turut hadir dalam kegiatan tersebut. Mulai dari Ketua DPD PKS Kota Bukittinggi Ibnu Asis, Sekretaris M Syafaat, Wakil Ketua DPRD Kota Bukittinggi Nur Hasra, serta Anggota DPRD Kota Bukittinggi Ibra Yasser dan Arnis.

Selain itu, sejumlah struktur PKS Kota Bukittinggi juga ikut meramaikan agenda ini. Mulai dari DPD, Dewan Pengurus Cabang, hingga Dewan Pengurus Ranting.

Ketua DPD PKS Kota Bukittinggi Ibnu Asis dalam aksi tersebut membacakan pernyataan sikap PKS Kota Bukittinggi, diantaranya mendukung sepenuhnya langkah-langkah politis dan strategis DPP PKS untuk menyampaikan beragam pertimbangan yang matang dan masukan yang konstruktif kepada pemerintah pusat atas kebijakan sepihak menaikkan harga BBM bersubsidi.

“Kemudian mendukung sepenuhnya upaya-upaya konstitusional dan tanggap yang dilakukan oleh seluruh anggota Fraksi PKS DPR RI untuk menyuarakan dan  menyalurkan aspirasi murni seluruh elemen masyarakat terhadap perubahan tarif BBM bersubsidi yang sangat signifikan dan drastis,”ujar Ibnu Asis.

“Selanjutnya, mendukung perjuangan seluruh lapisan masyarakat dan membersamainya menolak kenaikan harga BBM bersubsidi, dan meminta pemerintah pusat untuk segera melakukan peninjauan dan pengkajian kem­bali terhadap kebijakan yang sudah diambil serta ditindaklanjuti dengan menetapkan kebijakan baru yang lebih humanis dan pro masyara­kat,”seru Ibnu Asis dengan lantang. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top