Close

PKS Apresiasi Kinerja Bawaslu Kota Bukittinggi Awasi Pilkada

KITTINGGI, METRO Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kota Bukittinggi menyambangi Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bukittinggi, Kamis (10/6).

BUKITTINGGI, METRO–Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kota Bukittinggi menyambangi Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bukittinggi, Kamis (10/6). Agenda ini merupakan bagian dari rangkaian silaturahmi kebangsaan PKS da­lam meningkatkan sinergitas ant­ar lembaga-lembaga yang ada.

Rombongan dari DPD PKS datang pukul 10.00 WIB yang dipimpin Ketua DPD PKS Ibnu Asis. Didampingi Sekretaris Muhammad Syafaat, Bendahara DPD PKS Yusmaneli dan Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Linda Wardiyanti.

Sementara dari Bawaslu langsung disambut Ketua Bawaslu Muhammad Rozi dengan didampingi dua orang komisioner dan sejumlah staf sekretariat Bawaslu Bukittinggi. Dalam kunjungannya PKS mengapresiasi kinerja Bawaslu Kota Bukittinggi dalam mengawasi jalannya Pileg dan Pilpres 2019 dan Pilkada 2020. Hal tersebut disampaikan Ibnu Asis di hadapan seluruh peserta silaturahmi. Menurutnya, kinerja Bawaslu memiliki peran yang sangat strategis dalam mensukseskan agenda-agenda demokrasi di Kota Bukittinggi.

“Pada prinsipnya kami selalu mensupport seluruh agenda Bawaslu dan PKS punya komitmen menjadi mitra yang baik bagi Bawaslu untuk terciptanya kualitas demokrasi kita yang lebih baik dan berintegritas”. Ujarnya.

Hal tersebut ditanggapi oleh Muhammad Rozi yang mengaku tersanjung dengan kedatangan pengurus PKS. Rozi juga menyampaikan bahwa selama menjalankan tugas, Bawaslu sudah berupaya menjalankan fungsi pengawasan sebagaimana yang diatur oleh Undang-Undang yang berlaku. Khusus untuk Pileg dan Pilpres 2019 serta Pilkada 2020 menurutnya Bawaslu Kota Bukittinggi melakukan kinerja yang baik. Hal ini ditandai dengan banyaknya me­nyelesaikan kasus-kasus pelanggaran Pemilu dengan penyelesaian selama lima hari saja.

“Berkat kerja keras kita bersama juga, khusus pada Pilkada 2020 lalu, Bawaslu harus berhadapan dengan 20 kasus, namun seluruh kasusnya dapat diselesaikan dalam waktu lima hari saja. Dan tidak ada satupun permasalahan di Pilkada yang sampai berlanjut di MK,” ujar Rozi.

Pada pertemuan tersebut juga dibahas soal periodisasi komisioner Bawaslu yang berakhir   2023. Namun, PKS menilai  pencapaian  kinerja Bawaslu Bukittinggi yang luar biasa, sangat berharap agar komisioner sekarang tetap diberi kesempatan untuk  melanjutkan perioderisasi jabatannya. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top