Close

PKL di Jalan Aru Ditertibkan, Berjualan di Atas Riol, Meja Diletakkan di Badan Jalan

SULIT UNTUK DITERTIBKAN— Berkali-kali ditertibkan ditegur, PKl di jalan Aru masih saja memakai badan jalan untuk berjualan hingga menyebabkan kemacetan. Kemarin, petugas Satpol PP menertibkan lapak, gerobak PKL yang berjualan di atas riol dan badan jalan.

TAN MALAKA, METRO–Tidak hanya berjualan di riol jalan, Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan jalan Aru, Kecamatan Lubuk­begalung, kini malah me­ng­gunakan badan jalan untuk meletakkan tenda, gerobak maupun mobil miliknya untuk berjualan. Bahkan, ada juga yang me­nggunakan badan jalan tersebut sebagai tempat meletakkan meja dan kursi untuk pembeli makan di tempat. 

Akibatnya, ruas kawa­san jalan Aru itu, semakin sempit dan menimbulkan keresahan bagi pengguna jalan raya. ”Para pedagang semakin banyak, selain memakai riol, pedagang juga menggunakan badan jalan. Ditambah dengan para pembeli sudah me­makai satu ruas jalan, se­hingga terjadilah kema­cetan yang berke­pan­ja­ngan,” ujar Kepala Sa­tuan Polisi Pamong Praja Kota Padang Mursalim, Jumat (17/6). 

Ia menambahkan, tidak ada larangan bagi pedagang untuk berjualan, tetapi dirinya berharap, pedagang tidak menggunakan fasilitas umum (fasum) atau fasilitas sosial lainnya, kerena telah melanggar Perda 11 tahun 2005 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat. 

“Penertiban dan penegakan perda ini akan terus berlanjut dan bertahap di seluruh wilayah Kota Pa­dang,” tegas Mursalim.

Dijelaskan, sebelum ang­gota Pol PP di Bidang Trantibum melakukan penertiban terhadap PKL yang menggunakan fasum ter­sebut, anggota unit mediasi telah diturunkan melakukan sosialisasi terhadap PKL yang pelanggar perda. Hal itu  sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada di Satpol PP Kota Padang. 

“Sebelumnya kita su­dah melakukan sosialisasi hingga sampai disurati. Petugas sudah menjalankan sesuai SOP, sekarang kita hanya membantu mem­buka lapak PKL dengan baik. Dan, bagi pedagang yang ingin kita antarkan barang dagangannya, dibantu dengan mobil untuk mengantarkannya. Selanjutnya kita akan lakukan pengawasan,” katanya.

Selain di jalan Aru, ada empat titik lokasi lainnya yang sedang dilakukan penertiban oleh Anggota Satpol PP Kota Padang, yakni, di jalan Hang Tuah, Bagindo Aziz Chan, Khatib Sulaiman dan Tunggul Hitam. 

“Usai penertiban, pengawasan setiap hari dilakukan di seputaran Kota Pa­dang, guna mencegah PKL tidak lagi kembali menggu­nakan badan jalan, trotoar dan tempat-tempat umum lainnya. Kita menghimbau kepada warga Kota Padang agar selalu patuh dan taat terhadap aturan berlaku,” harapnya. (ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top