Menu

PKL Datangi Mako Satpol PP, Minta Barang Dagangan Mereka Dikembalikan

  Dibaca : 75 kali
PKL Datangi Mako Satpol PP, Minta Barang Dagangan Mereka Dikembalikan
DATANGI MAKO POL PP—Beberapa PKL mendatangi Markas Satpol PP meminta barang dagangan mereka yang diamankan personel Satpol PP untuk bisa dibawa pulang kembali.

BUKITTINGGI, METRO
Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) mendatangi kantor Satpol PP Kota Bukittinggi, Minggu sore (14/3). Kedatangan mereka ke markas pengawal Perda tersebut meminta agar barang dagangan mereka dikembalikan. Selain itu mereka meminta dispensasi untuk berdagang. Karena mereka merasa terdampak pandemie Covid-19.

Kepala Satpol PP Bukittinggi Aldiasnur mengakui, adanya tindakan pengamanan oleh petugas Satpol PP Minggu pagi. Hal ini terkait adanya pelanggaran yang dilakukan PKL karena menggelar dagangan di tempat yang dilarang.

”Benar (Minggu -red) kita mengamankan barang dagangan dari PKL di dekat Istana Bung Hatta. Sudah kita ingatkan beberapa kali, namun belum bergeser. Terakhir kita mengamankan, barang tersebut. Jadi, memang dari pimpinan kita ada arahan, untuk UMKM ini, atau masyarakat kita pedagang ini untuk difasilitasi dalam berusaha. Artinya, tentu juga tidak semua tempat, tidak semua lokasi yang dapat dilaksanakan untuk berdagang. Karena kota ini milik kita bersama, kepentingan bukan hanya kepentingan pedagang, tapi sangat sarat kepentingan elemen yang lain,” jelas Aldiasnur, saat dikonfirmasi sejumlah awak media, Minggu malam (14/03).

Satpol PP Bukittinggi amankan barang dua pedagang yang berjalan di trotoar. Aldiasnur menegaskan, Pol PP tidak boleh membiarkan pelanggaran perda itu berlanjut, karena upaya pencegahan sudah dilaksanakan dan bagaimana menghentikan pelanggaran itu.

”Hal ini telah diproses oleh penyidik. Intinya bagaimana kita menghormati seluruh kepentingan masyatakat Bukittinggi, pedagang, pendatang, masyarakat, itu harus kita perhatikan semua,” ujar Aldiasnur.

Pada Minggu malam itu, pedagang kaki lima yang barang dagangannya diamankan, ingin mengambil kembali dagangannya. Namun, pedagang harus melalui prosedur dan menurut informasi, pedagang itu juga ingin mengadukan nasib mereka ke Wali Kota Bukitttinggi. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional