Close

PKK Kota Solok Dituntut Tingkatkan Ekonomi Keluarga

RAPAT— Wali Kota Solok Zul Elfian mengikuti kegiatan bersama Bank Indonesia (BI) Sumbar dalam upaya pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19.

SOLOK, METRO–Wakil Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra  berharap, kaum ibu yang tergabung dengan PKK di seluruh Kota Solok, untuk dapat terus mendorong upaya peningkatkan pere­konomian masyarakat. Ka­rena PKK dan kelompok dasawisma merupakan mo­­tor penggerak dan ujung tombak dari gerakan PKK dan berperan aktif dalam memberdayakan setiap potensi yang ada.

“PKK dan dasawisma sangat penting. Tanpa ke­duanya, pemerintah tidak bisa apa-apa. Bagi pemerintah daerah, PKK dan Da­sawisma merupakan mitra kerja, yang berkaitan langsung dengan hidup serta kehidupan masyarakat,” ujar Ramadhani, kemarin.

Salah satunya, PKK me­lalui kelompok Dasawisma, dapat memberdayakan masyarakat untuk memberdayakan pekarangan rumah masing-masing war­ga untuk membentuk ekonomi  keluarga lebih baik. Tekad hijaukan pekarangan rumah guna bernilai ekonomis menjadi dorongan dalam pemanfaatan pekarangan rumah.

Pemerintah menurutnya mendorong untuk mem­berdayakan dan mengaktifkan lagi seluruh dasa­wisma-dasawisma yang ada di Kota Solok. Saat ini terdapat sebanyak 516 ke­lompok dasawisma yang tersebar di Kota Solok.

Namun, belum semua yang aktif bergerak, dika­renakan saat ini masih dalam keadaan pandemi Covid-19. Menyikapi peran kelompok dasawisma, Ramadhani mengatakan, a­pa­bila setiap kelompok dasawisma di kelurahan dapat diberdayakan bersama dengan pemerintah, kualitas kehidupan ma­syarakat dapat meningkat.

Hal ini dikarenakan, pro­gram-program yang dilaksanakan oleh kelompok dasawisma betul-betul me­nyentuh kehidupan ma­syarakat. Dengan meminimalisir permasalahan sosial yang terjadi di tengah masyarakat seperti perceraian, pergaulan bebas dan lain-lainnya jelas dapat membantu program pemerintah. “Dasawisma me­miliki tanggungjawab dalam melaksanakan 10 program pokok PKK di da­erah. Apabila kader dasa­wisma betul-betul menghayati dan melaksanakan tugas dengan baik, se­tidaknya mereka dapat membina 10 sampai 20 KK per dasawisma,” sebut Ramadhani.

Untuk pelaksanaan sosial kemasyarakatan, agama dan budaya lanjutnya, sangat dibutuhkan peran PKK dan dasawisma dalam membantu tugas pemerintah. (vko)  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top