Menu

Pimpinan DPRD Definitif Tersandung Rekomendasi

  Dibaca : 122 kali
Pimpinan DPRD Definitif Tersandung Rekomendasi
LANTIK––Pelantikan 20 anggota DPRD Kota Sawahlunto Periode 2019 – 2024 12 Agustus 2019 lalu. (IST)

SAWAHLUNTO, METRO – Jadwal sidang paripurna pelantikan pimpinan definitif DPRD Kota Sawahlunto periode 2019-2024, masih menunggu rekomendasi DPP Golkar untuk posisi Wakil Ketua DPRD.

Dari ketiga parpol PKPI, PPP dan Golkar yang berhak mendapat jatah kursi pimpinan, Partai Golkar ternyata belum menyerahkan rekomendasi DPP Partai Golkar dari pusat.

Pimpinan sementara Ketua DPRD Sawahlunto Eka Wahyu, mengatakan DPRD telah menyurati Dewan Pengurus Daerah (DPD) Golkar Kota Sawahlunto agar segera menyerahkan surat rekomendasi pusat terkait penunjukkan Wakil Ketua DPRD Kota Sawahlunto periode (2019-2024)

“ Pimpinan telah menyurati Golkar, agar segera menyerahkan rekomendasinya paling lambat tanggal 16 September ini,” ujar Eka Wahyu di Sawahlunto, Jumat kemarin.

Berdasarkan surat edaran Kementerian Dalam Negeri, Dirjen Otonomi Daerah merujuk pada proses pelantikan DPRD Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat, Eka Wahyu mengatakan sidang Paripurna penetapan pimpinan DPRD defenitif tidak dapat dilaksanakan secara parsial tapi harus dilakukan serentak ketiganya.

“ Kita merujuk pada surat penjelasan Kemendagri melalui Gubernur Sumbar terkait usulan Pimpinan DPRD Defenitif di DPRD Tanah Datar, bahwa pengusulan Ketua dan Wakil Ketua DPRD defenitif itu harus lengkap ketiganya,” jelas Eka Wahyu politisi Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI)

Eka Wahyu menambahkan, dirinya dan Haji Jaswandi telah mengantongi surat rekomendasi pusat untuk penunjukan pimpinan DPRD Defenitif. H Jaswandi ditunjuk menjabat Wakil Ketua DPRD dari Partai Persatuan Pembangunan.

“ Saya dan Pak Jaswandi sudah punya rekomendasi dari Partai masing masing. Tapi, kita harus menunggu Golkar,” jelas Eka

Sementara, Elfria Rita Dewi, anggota DPRD Kota Sawahlunto dari Partai Golkar yang diprediksi akan menjabat posisi Wakil Ketua DPRD Kota Sawahlunto dari Partai Golkar mengatakan, ia belum menerima rekomendasi dari DPP Golkar.

“ Saya sudah hubungi Bang Hendra (Ketua DPD Golkar Sumbar Red) tapi juga belum ada respon dari DPP Golkar. Mungkin lantaran disibukan persiapan Munas sebab ada dua kubu, sehingga kami di daerah kurang menjadi perhatian. Mungkin sedang proses, kita tunggu sajalah, “ ujar Dewi, Sekretaris DPD Golkar Kota Sawahlunto beberapa waktu yang lalu.

Hasil pemilu 2019, Partai PKPI berhasil meraih suara terbanyak pertama dengan perolehan tiga kursi di DPRD Kota Sawahlunto. Partai PPP meraih suara terbanyak kedua dengan perolehan tiga kursi dan Partai Golkar diposisi ketiga dengan jumlah dua kursi. (*/zek)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional