Close

Pimpinan Definitif DPRD Bukittinggi Dilantik

Ilustrasi Pelantikan

BUKITTINGGI, METRO – DPRD Kota Bukittinggi gelar rapat paripurna istimewa pelantikan pimpinan definitif DPRD Bukittinggi, Kamis (26/9). Dari tiga unsur pimpinan, dua kursi telah ditetapkan, Herman Sofyan dari Gerindra sebagai Ketua DPRD Bukittinggi dan Nur Hasra dari PKS, sebagai Wakil Ketua. Sedangkan satu kursi pimpinan lagi, masih menunggu kepitisan dari partai demokrat.

Dua unsur pimpinan DPRD Bukittinggi itu, dilantik oleh Ketua Pengadilan Negeri Bukittinggi, disaksikan langsung Walikota, Wakil Walikota, unsur Forkopimda, Kepala OPD, Niniak Mamak, Bundo Kanduang, KPU, Bawaslu Bukittinggi dan sejumlah undangan lainnya di Gedung DPRD Bukittinggi.

Ketua DPRD Bukittinggi sementara, Asri Bakar, saat membuka rapat paripurna, menyampaikan, sejak pelantikan 7 Agustus 2019 lalu, 25 anggota DPRD resmi menyandang amanah masyarakat Bukittinggi untuk menjalankan fungsi pengawasan, penganggaran dan legislasi. Selama 1,5 bulan, DPRD dipimpin oleh Ketua Dan Wakil Ketua Sementara.

“Alhamdulillah selama menjabat, kami pimpinan DPRD selalu berupaya menjalankan tugas dengan baik sesuai aturannya. Salah satunya memfasilitasi pembentukan enam faksi di DPRD Bukittinggi. Fraksi Gerindra, fraksi PKS, fraksi Demokrat, fraksi PAN, fraksi Karya Pembangunan dan fraksi Nasdem-PKB. Selain itu, pimpinan sementara juga memimpin rapat penyusunan tatib DPRD serta rapat pelantikan pimpinan definitif DPRD Bukittinggi,” ungkapnya.

Selanjutnya, dari hasil keputusan partai pemenang dan mendapat suara terbanyak pada pileg 201, untuk Partai Gerindra, memutuskan, Herman Sofyan, ditetapkan menjadi Ketua DPRD Bukittinggi. Sementara, Beny Yusrial yang mendapat suara terbanyak pada pileg dan mantan Ketua DPRD Bukittinggi periode 2014-2019 lalu diamanahkan sebagai Ketua Fraksi Gerindra. Selanjutnya, PKS juga telah mengeluarkan keputusan, untuk Nur Hasra sebagai Wakil Ketua DPRD Bukittinggi. Sementara, satu kursi pimpinan lainnya, masih menunggu keputusan partai Demokrat.

Dari keputusan partai itu, Gubernur Sumbar, telah mengeluarkan SK untuk Herman Sofyan dan Nur Hasra, sebagai pimpinan definitif DPRD Bukittinggi periode 2019-2024

Ketua DPRD Bukittinggi, Herman Sofyan, menyampaikan, amanah harus dipertanggungjawabkan duni akhirat. DPRD merupakan unsur penyelenggara pemerintah yang punya tanggung jawab besar kepada masyarakat. DPRD dan pemerintah, merupakan lembaga setara yang tidak bisa saling interfensi, namun harus saling mengisi dan mendukung untuk masyarakat dan kota Bukittinggi.

“Kami akan terus merangkai gagasan sesama anggota DPRD dan juga Pemko serta Forkopimda, Niniak Mamak, tokoh masyarakat, dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai penyelenggara pemerintah. Kita akan upaya kan jalinan kerjasama yang harmonis,” ujarnya. (u)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top