Menu

Pilkada saat Pandemi, Pentingkan Kesehatan Pemilih dan Petugas KPPS

  Dibaca : 146 kali
Pilkada saat Pandemi, Pentingkan Kesehatan Pemilih dan Petugas KPPS
CEK SUHU TUBUH— Salah satu pemilih dicek suhu suhu tubuhnya oleh petugas KPPS sebelum menyoblos di TPS 09, Kelurahan Dadok Tunggul, Kecamatan Kototangah.

BELIMBING, METRO
Pilkada serentak 2020 di tempat pemungutan suara (TPS) 51 Perumnas Belimbing, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Rabu (9/12) berjalan lancar. Meskipun masih dalam kondisi pandemi Covid-19, pemilih di TPS tersebut tetap antusias memberikan hak suaranya untuk pemilihan Gubernur Sumbar lima tahun ke depan.

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Jefri Haryanto mengatakan, ada sebanyak 133 jumlah suara di TPS tersebut dan 2 suara yang tidak sah. “Total jumlah surat suara di TPS 51 secara keseleruhannya berjumlah 133 suara, namun ada 2 surat suara yang tidak sah, jadi jumlah surat suara yang sah di sini berjumlah 131 suara,” katanya.

Jefri mengatakan bahwa pelaksanaan Pilkada di TPS 51 lebih mementingkan kesehatan pemilih dan petugas KPPS. Semua yang datang ke TPS wajib menerapkan protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker, pelindung wajah dan membawa pulpen sendiri.

“Kita juga memberikan masker dan sarung tangan kepada pemilih, hal tersebut bentuk dari antisipasi kita terhadap penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat penghitungan suarapun berjalan lancar, tidak ada masalah dan semua berjalan tertib. “Saat penghitungan suara semuanya berjalan tertib, jadi tidak memakan waktu yang lama saat penghitungan suara,” ujarnya.

Hal yang sama juga terlihat di TPS 09 Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Kototangah. TPS yang berada di Jalan Asra ini juga menjalankan protokol kesehatan dengan ketat. Dimana setiap petugas KPPS dan pemilih memakai masker.

Dari pantauan di lapangan, setiap pemilih yang mau mencoblos, diharuskan mencuci tangan terlebih dahulu. Kemudian, petugas akan mengecek suhu tubuh setiap pemilih. Selanjutnya, pemilih mendapatkan sarung tangan plastik yang akan digunakan untuk mencoblos nantinya.

Usai mencoblos, sarung tangan tersebut dibuang ke tong sampah dan salah sati jari pemilih dikasih tinta. Berikutnya pemilih kembali mencuci tangan saat keluar dari TPS. (heu)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional