Menu

PHRI: Hotel Bukan untuk Prostitusi

  Dibaca : 95 kali
PHRI: Hotel Bukan untuk Prostitusi
Ilustrasi

SUDIRMAN, METRO – Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumbar, Maulana Yusran menyebutkan kejahatan prostitusi bisa terjadi dimana saja. Namun hotel bukan tempat untuk menyediakan prostitusi.

”Hotel adalah area publik yang dibuat untuk bisnis akomodasi dengan memakai SOP yang jelas. Jadi kami sangat menolak jika hotel diidentikkan dengan prostitusi,” sebut Maulana kemarin.

Saat ini sebut dia, sejumlah pihak hotel juga sangat dirugikan karena ada kejahatan ciber yang mencatut nama general manager (GM) sejumlah hotel di Sumbar sebagai flayer dalam bisnis prostitusi. Nomor ponsel GM mereka dipampangkan seolah-olah mereka menyediakan layanan prostitusi. Pihak hotel yang bersangkutan belum melakukan tuntutan karena masih banyak mempertimbangkan.

”Sampai sekarang memang sejumlah GM hotel tersebut belum menuntut dan memintak pihak terkait untuk mengusut. Karena masih banyak pertimbangan,” ulasnya.

Dikatakan Maulana lagi, hotel di sektor akomodasi saat ini juga berjuang untuk menumpas praktik prostitusi. Karena jika masyarakat sudah memberi cap negatif, maka konsumen akan menjauh. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memampangan orang yang diindikasikan menjadikan hotel sebagai tempat prostitusi kepada semua managemen hotel yang tergabung ke PHRI. Sehingga dia tak bisa diterima lagi sebagai tamu di hotel.

”Itu kalau kedapatan satu kali langsung kita pampangkan identitas orangnya dan kita sebar ke semua hotel yang ada. Itu salah satu bentuk kontrol mereka,” tegas dia lagi.

Namun meski sudah berupaya keras melawan prostitusi sebutnya, terkadang masih ada saja modus baru yang dipakai oknum untuk menjalankan bisnis tersebut. ”Yang jelas kita tegas, praktek prostitusi ini bisa berpotensi terjadi dimana saja. Bukan hanya dihotel,” ulasnya lagi.

Bahkan saat ini menurutnya, ada tempat akomodasi baru berupa rumah tinggal yang disewakan serta kos-kosan yang menjadi sarang prostitusi. ”Jangan cuma menilai negatif pada hotel saja. Sekarang juga marak kos-kosan yang tak berizin dan rumah tinggal yang disewa sewakan menjadi sarangnya prostitusi. Seharusnya itu yang ditumpas,” cetusnya lagi. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional