Menu

Petugas Dishubkominfo Dinilai Tak Tegas

  Dibaca : 1275 kali
Petugas Dishubkominfo Dinilai Tak Tegas
5 angkot dikandangkan -- banua siregar (1)

Banyaknya angkot yang tidak layak pakai dan tidak memiliki surat kelengkapan, Dishubkominfo melakukan razia selama tiga hari, dan berhasil mengamankan 95 surat kendaraan yang tidak memiliki surat izin serta 5 angkot yang tidak layak jalan.

SAWAHAN, METRO–Wakil Ketua DPRD Padang Wahyu Iramana Putra, menilai Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) tidak melakukan pengawasan dan kontrol terhadap pemanfaatan pangkalan angkutan kota (angkot) di kantor Balaikota, Jalan M Yamin.

Hal itu terlihat dari kemacetan yang terus saja terjadi di kawasan kantor Balaikota lama tersebut. Kemacetan dipicu karena tidak semua angkot yang mau masuk ke pangkalan yang telah disediakan. “Pengemudi angkot lebih suka ngetem mencari penumpang di luar sehingga terjadi penumpukan yang menyebabkan macet,” katanya.

Menurut Wahyu, untuk mengurai kemacetan itu, seharusnya petugas Dishubkominfo harus ada yang standby untuk mengatur lalu lintas, sekaligus mengurai kemacetan. “Dishubkominfo seharusnya arif menyikapi persoalan ini,” ungkap Wahyu.

Dia mengatakan, selain memaksimalkan pemanfaatkan pangkalan, Dishubkominfo diminta untuk menertibkan lahan parkir di depan kantor Balaikota lama. Sebab, selain angkot yang ngetem, lokasi parkir itu juga menjadi salah satu sumber kemacetan.

“Kita bisa lihat sendiri, kendaraan roda empat maupun roda dua parkir sampai berlapis-lapis, sehingga menyisakan hanya satu jalur. Ini juga menjadi sumber kemacetan dan kesemrawutan. Padahal, Padang baru saja menerima anugerah Wahana Tata Nugraha (WTN),” tutupnya.

Kepala Dishubkominfo Padang Rudy Rinaldy mengatakan, bahwa angkot yang berada di depan Balaikota lama sudah ditertibkan. Namun, para penumpang tetap saja tidak mau turun di dalam pangkalan, alasan mereka karena lokasi jalan antara tempat angkot ngetem menuju pangkalan dalam kondisi becek.

“Kita minta kepada Dinas PU Padang, agar memperbaiki jalan tersebut serta memperbaiki drainase yang ada. Sehingga tidak ada lagi alasan warga untuk tidak turun dan naik angkot di dalam pangkalan,” ucapnya. Jika ada jalan telah tidak becek lagi, otomatis tidak akan ada lagi angkot yang ngetem di sana. Sehingga jalan tersebut tidak lagi ada kemacetan. (o)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional