Menu

Petugas Coklit Wajib Kunjungi Semua Rumah

  Dibaca : 236 kali
Petugas Coklit Wajib Kunjungi Semua Rumah
TINJAU COKLIT— Ketua KPU Sumbar, Amnasmen mengunjungi Nagari Cupak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok tinjau coklit agar tepat sasaran.

KHATIB, METRO
KPU Sumbar melaksanakan Gerakan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Pilkada 2020 di beberapa kabupaten dan kota di Sumatera Barat, Sabtu (19/7). Dalam pelaksanaan ini, KPU Sumbar menurunkan beberapa tim ke daerah dengan tujuan agar coklit menyasar masyarakat serta menjamin hak pilihnya pada Pilkada serentak 2020 ini.

Di Padangpanjang misalnya, Anggota KPU Sumbar sekaligus Kordiv Teknis, Izwaryani yang memantau langsung coklit di kota itu bersama KPU Kota Padang Panjang berharap, jangan sampai masyarakat yang sudah meninggal masih terdata sebagai pemilih.

“Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di Kota Padangpanjang untuk bisa memastikan keakuratan data pemilih yang mereka data,” kata Izwaryani.

Ia menjelaskan, penyusunan data pemilih sangat menentukan kualitas Pilkada 2020. Karena itu, dimaksudkan untuk memberi jaminan terhadap hak pilih masyarakat dalam pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang.

“Jaminan yang diberikan adalah dalam bentuk memastikan hak masyarakat terpenuhi. Artinya, semua rumah wajib dikunjungi petugas mencoklit. Kalau belum terdaftar dimasukkan daftar,” jelas Izwaryani.

Bagi warga yang tidak memiliki KTP di tempat tinggalnya sekarang, lanjut Izwaryani, jangan dimasukkan daftar, tapi dicatat untuk dilaporkan. Lalu disarankan agar dia melaporkan ke kelurahan sesuai identitas kependudukannya.

“Petugas harus memberi kode yang tepat di daftar pemilih itu, sehingga tidak ada lagi warga yang sudah meninggal masih tercatat sebagai pemilih. Ini pentingnya Coklit ini untuk merapikan data pemilih,” tegas Izwaryani.

Di Kota Sawahlunto, Anggota KPU Sumbar, Yanuk Sri Mulyani mengatakan kehadiran KPU Sumbar di Kota Sawahlunto selain memonitor coklit serentak juga berikan supervisi kepada KPU Kota Sawahlunto.

“Gerakan Coklit serentak (GCS) dilaksanakan 18 Juli 2020. Dimana KPU provinsi, KPU kabupaten kota, PPK, PPS dan PPDP wajib mengikuti apel kesiapan coklit serentak.

Selanjutnya melakukan coklit serentak minimal ke lima rumah pemilih di wilayah kerja masing- masing,” ujar Yanuk.

Sementara itu, Ketua KPU Sumbar Amnasmen mendatangi Kabupaten Solok, khususnya di wilayah Nagari Cupak, Kecamatan Gunung Talang. “Kami berharap semua tepat sasaran, jadi pada pemilihan nanti, masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya untuk kemajuan di daerahnya,” tutup Amnasmen. (heu)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional