Menu

Petani Genjot Anak Tiri 2 Kali

  Dibaca : 916 kali
Petani Genjot Anak Tiri 2 Kali
RPW (38), warga Koto Langang, Kenagarian Punggaaan Timur, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan diamankan Polsek Lengayang Polres Pessel, usai korban R (40) melapor ke Polsek Lengayang. 
Kekerasan Seksual Anak3

ilustrasi

AGAM, METRO–Seorang petani Jorong Data Sungai Pua, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam tega melakukan pencabulan berulang kali kepada anak tirinya. Akibat perbuatan nekatnya tersebut, ayah tiri tak bermoral itu Arnis (33), terpaksa meringkuk di sel tahanan Mapolres Agam, untuk mempertanggungjawabkannya.

Kapolres Agam AKBP Eko Budhi Purwono didampingi Paur Humas Polres Agam Aiptu Yan Frizal Selasa (17/11) mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari laporan ibu korban beberapa hari lalu. Selang beberapa saat kemudian, polisi memproses untuk melakukan penangkapan tersangka, Senin (16/11), sekitar pukul 18.30 WIB di kediamannya.

“Setelah kita mendapatkan laporan kemudian melakukan penyelidikan berdasarkan bukti, kemudian kita baru melakukan penangkapan. Tersangka ditangkap tanpa perlawanan di rumahnya di kediamnya,” kata Eko.

Dia menjelaskan, ulah tersangka terungkap oleh ibu korban yang curiga karena anaknya sudah tidak mau lagi tinggal di rumah. Korban sebut saja Bunga (11), korban trauma, serta takut melihat ayah tirinya. Setelah didesak sang ibu, dia mengaku telah mendapatkan perlakukan tidak senonoh oleh ayah tirinya.

“Menurut ibu korban, dia melihat gelagat aneh dari Bunga. Dia gelisah dan tidak mau tidur. Dengan terbata-bata kemudian dia menjelaskan kepada orang tuanya itu perlakukan Arnis. Merasa tidak terima kemudian ibu korban melaporkannya kepada pihak kepolisian,” jelasnya.

Dikatakan Eko, Arnis merupakan suami kedua dari ibu korban. Selama mereka tinggal serumah tidak ada gelagat yang mencurigakan hingga kasus ini terungkap. Berdasarkan pengakuan korban dia sudah mendapatkan perbuatan tidak senonoh sebanyak dua kali. “Kami sudah memeriksa tersangka. Atas perbuatannya, Arnis dijerat dengan UU Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling 15 tahun,” tutupnya. (i)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional