Menu

Pesawat Hilang Kontak Saat Menuju Makassar

  Dibaca : 485 kali
Pesawat Hilang Kontak Saat Menuju Makassar
Timw AR Center menyerahkan bantuan uang tunai dan beras dari Andre Rosiade kepada keluarga Ria di Mata Air, Padang Selatan.

Pesawat Aviastar 2

JAKARTA,  METRO–Kabar Duka kembali menyelimuti dunia penerbangan tanah air. Sebuah pesawat twin otter Aviastar yang take off dari Bandara Andi Djemma Masamba,  Luwuk Utara, Sulawesi Selatan, Jumat (2/10) siang sekitar pukul 14.25 Wita dikabarkan hilang kontak.

Berdasarkan informasi yang didapatkan JPNN dari Kementerian Perhubungan, pesawat tersebut direncanakan akan mendarat di Bandara Hasanuddin, Makassar. Jika sesuai jadwal, pesawat itu landing sekitar pukul 15.39 Wita. Pesawat Aviastar yang dikabarkan hilang saat perjalanan dari Bandara Andi Djemma, Masamba, Palopo ke Makassar, Sulsel memiliki kode registrasi DHC6/PKBRM.

Kepala Pusat Komunikasi (Kapuskom) Kementerian Perhubungan, JA Barata mengatakan pesawat Aviastar terbang dari Masamba pukul 14.29 WITA dan dijadwalkan sampai di Bandara Makassar pukul 15.39 WITA. Namun kata Barata sampai jadwal yang ditentukan pesawat tersebut belum juga tiba. “Pesawat dikabarkan lost contact pada pukul 14.36 WITA,” ujar Barata dalam pesan singkatnya.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan JPNN.com, pesawat itu mengangkut sepuluh orang. Rinciannya, tiga di antara mereka adalah awak pesawat. Yakni 1 pilot, 1 copilot dan 1 tekinisi. Sedangkan penumpangnya berjumlah tujuh orang. Rinciannya empat dewasa, 2 anak-anak dan dua bayi.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) hingga saat ini belum mengetahui penyebab hilangnya kontak pesawat Aviastar rute Masamba-Makassar pada Jumat (2/10) pukul 14.36 WITA. Apalagi kondisi cuaca di Makassar dinyatakan aman hari ini untuk dilakukan penerbangan. “Hari ini kondisi cuaca dinyatakan cukup baik untuk bisa diterbangi,” ujar Kepala Pusat Komunikasi (Kapuskom) Kementerian Perhubungan, JA Barata di Jakarta.

Hingga saat ini Kemenhub telah bekerjasama dengan Basarnas di Makassar untuk mencari keberadaan pesawat berisi 10 orang tersebut. Termasuk menghimpun informasi dari masyarakat setempat. “Kami masih mencari pesawat di kontak terakhir pada pukul 16.39 WITA. Untuk saat ini kami belum bisa mengetahui secara detail penyebab hilangnya kontak pesawat Aviastar,” tandas Barata.

Pesawat Aviastar rute  ternyata berstatus ‘terancam dibekukan’ oleh Kementerian Perhubungan.Pasalnya, PT Aviastar Mandiri masuk dalam jajaran delapan maskapai bandel yang tidak memenuhi syarat mengenai aturan kepemilikan jumlah pesawat sesuai UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan.
Berdasarkan UU tersebut, maskapai komersial berjadwal harus memiliki minimal lima pesawat sendiri dan lima pesawat yang dikuasai (sewaan).

Aturan kepemilikan juga berlaku bagi maskapai niaga tak berjadwal. Yakni harus memiliki sedikitnya satu pesawat dan dua sewaan.
Sedangkan, PT Aviastar Mandiri, baru memiliki sembilan pesawat dan satu pesawat sewaan.

“Sehubungan dengan hal tersebut, maka dirjen perhubungan udara akan membekukan surat izin angkutan udara, baik itu berjadwal dan tidak berjadwal. Pembekuan ini akan diberlakukan 1-31 Oktober 2015,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Suprasetyo saat jumpa pers di kantornya, Jakarta, Kamis (3/9). (chi/jpnn)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional