Menu

Pesantren untuk Pengembangan SDM Generasi Muda di Padangpariaman

  Dibaca : 115 kali
Pesantren untuk Pengembangan SDM Generasi Muda di Padangpariaman
Bupati Padangpariaman Suhatri Bur kemarin, meletakan batu pertama mushala Pondok Pesantren Tahfizhul Quran Darul Ikhlas Tartilaa Syekh di Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padangpariaman.

PADANGPARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman Suhatri Bur kemarin, meletakan batu pertama mushala Pondok Pesantren Tahfizhul Quran Darul Ikhlas Tartilaa Syekh di Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang­pariaman.

Bupati Padangpariaman Suhatri Bur meng­harapakan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam Pondok Pesantren yang baru berdiri ini.

“Sekarang kita meletakkan batu pertama pem­bangunan surau atau mushala Pondok Pesantren Tahfizhul Quran Darul Ikhlas Tartilaa Syekh Bur­hanuddin untuk pengembangan SDM tersebut,” kata Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin

Bupati memberikan apresisasi atas partisipasi dan dukungan masyarakat di Nagari Ulakan baik yang diranah maupun dirantau berkat kekompakan ber­sama, Pondok Pesantren Tahfizhul Quran Darul Ikhlas Tartilaa Syekh Burhanuddin bisa berdiri dan dibangun.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada pemilik tanah yang telah mewakafkan tanahnya untuk pembangunan pondok pesantren ini dengan tujuan untuk pengembangan Sumber Daya Manusia yang ada di Ulakan. Seperti yang diketahui misi utama dari ponpes ini yakninya untuk menciptakan dan melahirkan hafidz dan hafidzah yang lebih banyak ini juga sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Padangpariaman untuk lima tahun kedepan,” ungkapnya.

Katanya, ia mengingatkan kepada pengurus pondok pesantren agar terus menjalin komunikasi dengan seluruh masyarakat baik di ranah dan di rantau dengan saling membina hubungan baik dan menjaga sulaturahmi untuk kemaslahatan bersama sehingga pembangunan dapat segera ter­se­lesaikan.

“Kami juga meminta kepada pengurus pondok pesantren agar terus Menjaga dan menciptakan kenyamanan bagi pengunjung yang datang untuk beribadah ke Ulakan mengingat ulakan merupakan dan tempat awal mula syara’ dikembangkan sehingga pengunjung tersebut merasa qusyu’ saat beribadah,” ujarnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Fajri Yanuar Tuangku Kuniang mengucapkan terimaksih atas lahan yang diberikan dalam mewujudkan cita-cita untuk men­ciptakan hafizh. Semoga dengan antusias yang di­be­rikan oleh masyarakat menjadi amal jariyah

Pondok pesantren ini berdiri pada Maret 2020 dan izin operasional pada Oktober 2020 dan telah memiliki siswa kurang lebih 100 orang yang berasal dari dalam dan luar Kabupaten Padangpariaman dengan program unggulan yakninya  tahfidz quran.

“Saat ini santri yang tinggal di asrama sebanyak 20 orang dimana putra diasramakan di lokasi pe­santren sedangkan untuk santri putri di rumah masyarakat sekitar,” tambahnya.

Acara ini juga dihadiri oleh Kepala OPD, perantau Ulakan sekaligus menjadi donatur dan beberapa masyarakat di Nagari Ulakan.(efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional