Menu

Pesantren Ramadhan Tatap Muka 17 Hari, Prokes Ketat, Cegah Klaster Baru Pesantren

  Dibaca : 542 kali
Pesantren Ramadhan Tatap Muka 17 Hari, Prokes Ketat, Cegah Klaster Baru Pesantren
Habibul Fuadi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang

BD KANDUANG, METRO
Pemerintah Kota Padang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Padang menggelar pelatihan Master of Trainer (MoT) Pesantren Ramadhan se-Kota Padang Tahun 1442 H/ 2021 M di Axana Hotel, Senin (8/3).

Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat Bagian Kesra Setda Kota Padang Agustina mengatakan, peserta kegiatan MoT ini berjumlah 80 orang yang terdiri dari utusan masing-masing masjid dan mushalla di 11 kecamatan se-Kota Padang sebanyak 58 orang dan dari Dinas Pendidikan Kota Padang sebanyak 22 orang.

Kegiatan yang digelar dari tanggal 8 sampai 9 Maret tersebut mengangkat tema “Pesantren Ramadhan Membentuk Generasi Bertaqwa, Sehat, Kuat, Taat dan Beradat”.

Agustina menjelaskan, pendidikan agama dan pembentukan akhlak mulia untuk mencintai rumah ibadah perlu ditanamkan sejak dini, untuk itu Pesantren Ramadhan perlu dilaksanakan bagi murid kelas IV sampai dengan kelas VI SD, serta siswa SMP/MTs di Kota Padang dengan agenda memindahkan aktivitas sekolah ke masjid dan musala.

“Terkait hal itu, peran trainer atau mentor kegiatan Pesantren Ramadhan sangatlah penting. Sebab itu, perlu diberikan pembekalan untuk memperkuat pemahaman dan pengetahuan para mentor dalam membimbing Pesantren Ramadhan,” jelasnya lagi.

“Pelaksanaan Pesantren Ramadhan tahun ini berlangsung selama 17 hari, dimulai tanggal 18 April dan berakhir 6 Mei 2021. Pesantren Ramadhan kali ini terfokus pada pembinaan keimanan dan ketaqwaan yang diintegrasikan dengan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK),” imbuhnya.

“Kami berharap dengan adanya pelatihan MoT ini akan diperoleh para mentor Pesantren Ramadhan yang bertanggung jawab untuk kelancaran kegiatan Pesantren Ramadhan tahun ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Padang, Amriman mengatakan, kika kondisi Covid-19 tetap terjadi dan situasi pada zona orange, pesantren akan digelar sesuai protokol kesehatan (prokes). Ini dalam rangka menghindari penyebaran virus covid-19 dan mewujudkan kenyamanan dalam kegiatan.

Mekanisme penyelenggaraan Pesantren Ramadhan, akan dipandu oleh mentor dari TPQ/MDT, pengurus masjid dan mushalla, dan tenaga pendidik yang ada di sekolah baik SD dan SMP yang ada di Kota Padang. “Kita berharap Pesantren Ramadhan terselenggara dengan baik dan lancar. Kita meminta dukungan kepada semua pihak dalam pelaksanaan kegiatan Pesantren Ramadhan ini, baik itu saran, masukan, dan lainnya,” tandas Amriman lagi.

Untuk diketahui Pesantren Ramadhan untuk tingkat SD, akan dimulai pukul 9.00 WIB – 13.00 WIB. Sedangkan tingkat SMP pelaksanaannya dimulai dari shalat shubuh berjamaah sampai waktu dhuha selesai atau sampai pukul 9.00 WIB.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Azwar Siry menyambut baik akan dilaksanakannya kegiatan pesantren ramadhan oleh Pemko Padang tahun ini.

Ia meminta kepada para majelis guru, pengurus masjid/mushalla dan guru TPQ/MDT mengawasinya dengan baik agar proses pelaksanaan kegiatan poesantren benar-benar terimplementasi dengan baik serta menerapkan protokol kesehatan seperti jaga jarak, cuci tangan, dan menggunakan masker.

Terpisah, Kepala Disdik Kota Padang Habibul Fuadi mengatakan, menyerahkan mekanisme pelaksanaan Pesantren Ramadhan 1442 Hijriah sepenuhnya di bawah Bagian Kesra.

Ia mengatakan, keikutsertaan Disdik dalam kegiatan itu adalah menugaskan tenaga pendidik mengawasi jalannya pesantren itu. Mulai dari kepala sekolah hingga majelis guru untuk tingkat SD dan SMP.

“Tenaga pendidik kita ikutkan dalam Pesantren Ramadhan. Jika tak berpartisipasi, kita akan tegur dan pertanyakan nanti,” kata Habibul.

Sementara, karena masih pandemi, pelaksanaan Pesantren Ramadhan harus tetap mematuhi prokes. Sehingga tidak terjadi klaster baru. “Kita berharap dengan digelar pesantren nanti, syiarnya agama bergema terus dan karakter anak berubah ke arah yang lebih baik,” pungkasnya. (ade/rel)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional