Menu

Perwako No. 40/41 Akhirnya Dicabut, Tarif Retribusi Turun 30 Persen di Kota Bukittinggi

  Dibaca : 109 kali
Perwako No. 40/41 Akhirnya Dicabut, Tarif Retribusi Turun 30 Persen di Kota Bukittinggi
FOTO BERSAMA--Wako Bukittinggi Erman Safar foto bersama dengan pimpinan DPRD setelah pencabutan Perwako No.40/41 tahun 2018 tentang Retribusi.

SETELAH melalui pro­ses yang cukup panjang, akhirnya Perwako No.40/41 tahun 2018 akhirnya dica­but. Secara resmi, pen­cabutan dari Perwako ini, disampaikan Wali Kota Bukittinggi didampingi Wa­kil Wali Kota, anggota DP­RD Bukittinggi, Beny Yusrial dan M Angga Alfarici, Plt Kadis Koperasi UKM dan Perdagangan, Plt Kabag Hukum di Rumah Dinas Wali Kota, Jumat (6/8).

Wali Kota Bukittinggi Erman Safar menje­las­kan, setelah diinisiasi oleh Di­nas Pasar, pemko mulai menyusun draf Per­wako yang akhirnya telah difasi­litasi Pemprov Sumbar.

Alhamdulillah, setelah melalui prosesnya, draf pembentukan dua Per­wa­ko sebagai dasar penca­butan Perwako No.40/41 tahun 2018. Intinya, penc­abutan ini, semangatnya untuk meringankan beban masyarakat. “Karena rata -rata masyarakat kita me­ru­pakan pedagang. Mudah mudahan pencabutan dan penurunan retribusi ini, berdampak baik pada eko­nomi masyarakat, pelaku usaha kecil menengah di Kota Bukittinggi,” jelas Erman.

Dua Perwako peng­gan­ti Perwako No.40/41 yang akan diundangkan peme­rintah kota itu, pertama, Perwako tentang penin­jauan tarif retribusi Pasar Grosir dan atau pertokoan yang mencabut Peraturan Walikota Bukittinggi No.40/41 tahun 2018 tentang Pe­nin­jau­an Tarif Retribusi Pasar Grosir atau Perto­koan.

Kedua, Perwako ten­tang peninjauan tarif retri­busi pelayanan pasar yang mencabut Perwako No.41/2018, tentang peninjauan taruf retribusi pelayanan pasar. Pencabutan Perwa­ko No.40/41 ini, diakui Wa­ko telah dimulai sejak di­lan­tik Februari 2020 lalu. Namun, prosesnya me­mang cukup panjang dan selesai fasilitas Gubernur Sumbar dua hari lalu.

Dalam Perwako yang dirubah ini, terdapat peru­bahan tarif, dimana ada penurunan tarif retribusi pasar yang bervariasi, maksimal penurunannya 30 persen. Alhamdulillah semua berjalan baik. Da­lam beberapa waktu ke­depan, Perwako ini akan diundangkan dan dite­tap­kan dalam lembaran dae­rah,” tegasnya. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional