Menu

Perut Bolong Dicelurit, Korban Begal di Kota Padang Dirawat tanpa BPJS

  Dibaca : 5258 kali
Perut Bolong Dicelurit, Korban Begal di Kota Padang Dirawat tanpa BPJS
KORBAN BEGAL-- Yudha (16) kini dirawat di M Djamil Padang usah menjadi korban begal Minggu (17/5) lalu. Kini keluarganya harus menanggung biaya berobat yang tak sedikit.

PADANG, METRO–Yudha (16) kini harus menanggungkan sakit akibat perbuatan begal yang merugikannya pada Minggu (17/5) dini hari lalu. Warga RT 01 RW 01 Pisang, Kecamatan Pauh ini awalnya dilarikan ke salah satu rumah sakit di Kota Padang, sebelum harus dirujuk ke RSUP M Djamil Padang, karena kondisi yang semakin parah.

Kejadian bermula saat Yudha pergi menjemput motornya yang rusak bersama temannya sekitar Minggu dini hari. Namun, di simpang Pisang, motor yang mereka gunakan kehabisan BBM. Karena tidak ada yang menjual BBM dan SPBU juga baru buka sehabis Subuh, keduanya menunggu di pinggir jalan. Saat itulah diduga para begal mendatangi mereka.

“Saat itu posisi temannya berdiri dan Yudha di atas motor sambil main HP. Tiba-tiba datang orang enam motor untuk mintak HP Yudha. Tapi Yudha tidak mau kasih. Akhirnya dia dipaksa dan sempat melawan. Ketika akan lari, Yudha dibacok pake celurit di perut bagian sampingnya. HP-nya raib,” ungkap salah satu keluarga Yudha kepada para relawan Hamasah Insani yang kini mendampingi Yudha di M Djamil.

Selanjutnya, Yudha menjalani sejumlah operasi dan menghabiskan 13 kantong darah. “Sekarang keluarga bingung mencari dana untuk biaya rumah sakit. Karena kami tidak punya BPJS. Tagihannya sudah sampai Rp50 juta. Kami berharap polisi mendapatkan pelakunya da nada dermawan yang mamu membantu biaya berbat Yudha,” kata saudaranya lagi.

Beginilah kondisi perut Yudha usai dicelurit begal.

Wina Wahyuni, founder Pemuda Padang Berhijrah (Yayasan Hamasah Insani) menyebutkan, saat ini mereka focus untuk mencarikan biaya berobat Yudha. Sementara keluarga korban katanya akan melaporkan hal itu ke polisi. “Kami tahu keluarga Yudha kurang mampu. Ayahnya sakit-akitan, sehingga ibunya yang mencari nafkah keluarga. Sekarang malah tidak bekerja juga karena wabah covid-19,” kata Wina.

Wina menyebut, jangan sampai kita semua berdiam diri melihat hal ini. “Kami berharap polisi segera menangkap pelaku, dan ada bantuan untuk Yudha dalam mengobati sakitnya,” kata Wina mengajak dermawan seluruhnya unruk turut membantu Yudha melalui rekening kemanusiaan 3300002029 BNI Syari’ah A.n Yayasan Hamasah Insani konfirmasi transfer 083182823607. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional