Close

Perumda PSM Serius Wujudkan Progul Wali Kota, Bus Trans Padang Koridor VI Segera Mengaspal

FOTO BERSAMA— Usai uji coba lintasan  koridor VI Bus Trans Padang, Direktur Utama Perumda PSM Poppy Irawan berfoto bersama dengan operator perusahaan angkutan perkotaan eksisting yakni, PT Rezki Berkah Sentosa (RBS), PT Renny Kendedes, PT Reno Febiola dan PT Elok Budi dan Dinas Perhubungan Kota Padang.

PAUH, METRO–Perusahaan Umum Da­erah (Perumda) Padang Sejahtera Mandiri (PSM) semakin serius dalam me­ngembangkan moda transportasi umum Bus Trans Pa­dang. Tujuannya agar tras­portasi umum yang men­jadi salah satu program unggulan (Progul) Wali Kota Padang itu menjadi terintegrasi satu sama lain.

Setelah Bus Trans Pa­dang sukses melayani ma­sya­rakat kota Padang  di empat koridor (I, II, III dan IV), kini Perumda PSM kembali mem­bangun jari­ngan integrasi Koridor V (Indarung – Pusat Kota) dan Koridor VI (Kampus Politeknik Negeri Padang – Pusat Kota).

Progul Wali Kota Hendri Septa berjalan dengan baik berkat tekad kuat dan keseriusan Direktur Utama Perumda PSM Padang Poppy Irawan dalam mewujudkan hal tersebut, demi melayani masyarakat Kota Bingkuang.

Tak hanya sekadar wa­cana, Perumda PSM pun sudah mulai melakukan langkah-langkah strategis untuk mengoperasikan dua koridor baru. Langkah terbaru, Rabu (16/2) sudah dilakukan uji coba lintasan koridor V dengan rute ba­kal dilewati oleh bus Trans Padang yakni dari Pusat Kota, Pasar Raya menuju Kampus Unand Limau Ma­nih dan Kampus Politeknik Negeri Padang.

Dijelaskan Dirut Perumda PSM Padang Poppy Irawan, kegiatan uji lintasan ini sangat penting dalam hal ini  tinjauan teknis seperti menganalisa titik pemberhentian serta indentifikasi titik kemacetan maupun headway (ja­rak antar bus) yang bertujuan untuk kenyamanan maupun keamanan layanan bus trans Padang di koridor V dan VI yang akan dioperasikan ini.

“Kita memastikan teknis di lapangan untuk titik pemberhentian seperti ken­dala di lapangan, terlahalang kendaraan yang pakir di bahu jalan maupun pepohonan itu akan diindentifikasi. Kita ada standar pelayanan minimum (SPM) yang dinilai Dinas Perhubungan (Dishub),” kata Poppy Irawan.

Poppy menjelaskan, ke­giatan uji coba lintasan koridor ini melibatkan empat operator perusahaan ang­kutan perkotaan eksisting yakni, PT. Rezki Berkah Sentosa ( RBS), PT Renny Kendedes, PT. Reno Febiola dan PT. Elok Budi maupun Dinas Perhubungan Kota Padang maupun tim dari Perumda PSM.

“Sebagaimana dike­tahui ini merupakan program unggulan (progul) Wali Kota Padang melanjutkan penataan angkutan umum, agar semua wila­yah terlayani angkutan umum massal yang nyaman dan murah yang diharapkan memperkecil kepadatan lalu lintas di Kota Padang. Langkah ini diharapkan nantinya Kota Padang terintegrasinya moda transportasi massal di Kota Padang, tentunya juga untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha,”  terang Poppy Irwan.

Terpisah, Direktur Politeknik Negeri Padang Dr Surfa Yondri bersyukur dan berterimankasih kepada Walikota Padang dan pihak terkait yang akan mengaktifkan Bus Trans Padang sampai ke kampus Politeknik Negeri Padang.

Dengan diaktifkannya Trans Padang ini sebut pria yang akrab disapa Boyon, akan sangat membantu mahasiswa PNP untuk ke­lancaran perkuliahan. Me­ngingat mahasiswa kita banyak kos-kos di sekitar jalur pasar baru kampus PNP.

“Ini juga akan membantu meringankan beban mahasiswa terutama bagi mahasiswa yang kurang mampu dan tidak memiliki kendaraan,” jelasnya.

Sementara, dengan se­gera direalisasikan koridor bus Trans Padang trayek Pusat Kota Menuju Kampus Unand Limau Manis disambut baik oleh kalangan mahasiswa Unand. Diantaranya, Wulandari (18), mahasiswi Fakultas Hukum ini menyebutkan kehadiran bus trans Padang sangat dibutuhkan baik dari kala­ngan mahasiswa maupun masyarakat.

“Saat ini moda transportasi massal sangat men­jadi  kebutuhan untuk mo­bilitas dan menunjang aktivas mahasiswa. Apalagi nantinya bus Trans Pa­dang telah terbukti nyaman dan lapang menjadi pilihan masyarakat dibanding alat transportasi lain,” ungkapnya.

Senada, Hurtrindo (19), mahasiswa Unand lainnya juga mengatakan, bus Trans Padang menge­de­pankan sisi praktis dan ke­nyamanan. “Diharapakan masyarakat maupun maha­siswa sema­kin dimanja dengan keha­diran trans­portasi massal karena mu­rah,  ongkosnyo murah,  indak lo ado tukang copet do,” celetuk Hutri. (hen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top