Close

Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022, Pendapatan Daerah Padang Panjang Turun 0,16 Persen

SERAHKAN—Wawako Padang Panjang Drs Asrul serahkan Nota Pengantar KUA-PPAS Perubahahn APBD 2022 kepada Ketua DPRD Mardiansyah.

PDG.PANJANG, METRO–Wakil Wali Kota, Drs. Asrul sampaikan Nota Pe­ngantar Wali Kota Padang Panjang terhadap Ranca­ngan Perubahan Kebijakan Umum APBD dan Ranca­ngan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Kota Padang Panjang Tahun Anggaran 2022, di Ruang Sidang DPRD, Senin (5/9).

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD, Mardiansyah, A.Md itu juga dilaksanakan Penetapan Perubahan Program Pembentukan Pe­raturan Daerah (Propemperda) Kota Padang Panjang oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD.

Wawako Asrul me­nyam­­paikan, nota pengantar ini tidak lain adalah wujud politik hukum perundang-undangan untuk me­ngatur arah substansi kebijakan hukum dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tinggi kepada Dewan yang terhormat, karena hal ini me­rupakan suatu pertanda bahwa antara Pemko dan DPRD mempunyai paradigma yang sama dalam usaha kita untuk dapat meningkatkan penyelenggaraan pemerintah, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan masyarakat,” ujarnya.

Secara keseluruhan, disebutkan, pendapatan daerah pada Perubahan APBD 2022 mengalami pe­nurunan sebesar Rp884.­936.439 atau turun 0,16 persen. Yakni dari Rp541.­419.707.666 sebelum perubahan menjadi Rp540.­534.771.227 setelah perubahan.

Sedangkan keseluruhan Belanja Daerah dipro­yeksikan naik sebesar Rp6.­181.702.729,47 atau naik 1,03 persen dari semula Rp599.­879.707.666 menjadi Rp606.­061.410.395,47.

Selanjutnya, penerimaan pembiayaan pada Perubahan Kebijakan U­mum APBD Tahun Anggaran 2022 mengalami kenaikan pada penerimaan pem­­biayaan dari sisa le­bih perhitungan anggaran ta­hun anggaran sebelumnya (SiLPA) yang diproyeksikan sebelumnya. Berdasarkan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Laporan Keuangan Peme­rintah Daerah (LKPD) Kota Padang Panjang Tahun 2021 didapatkan nilai SiLPA sebesar Rp65.526.­639.­168,47 naik Rp7.066.­639.1­68,47 atau 12,09% dari a­sum­si pada APBD Induk Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp58.460.000.000.

Sementara sebutnya, untuk pembahasan perubahan Propemperda 22 Agustus, disepakati Rancangan Perda yang akan ditetapkan dalam Pro­pemperda. Di antaranya, Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Kota Pa­dang Panjang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum (Tetap), Perubahan Kedua atas Pe­raturan Daerah Kota Pa­dang Panjang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha (Tetap).

Lalu Perubahan atas Peraturan Daerah Kota Padang Panjang Nomor 11 Tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan Tertentu (Tetap), Pengelolaan Ke­uangan Daerah (Baru), dan Perusahaan Umum Dae­rah Serba Usaha Padang Panjang (Tetap) serta Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Padang Panjang Ta­hun 2021-2041 (Tetap). (rmd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top