Close

Pertemuan Iskada se-Sumbar di Padang, Ny Harneli: Kader PKK Diminta Ingatkan Ortu Tidak Beli Obat Sembarangan

PERTEMUAN ISKADA— Ketua TP-PKK Sumbar, Ny Harneli Mahyeldi didampingi Ketua TP-PKK Kota Padang Ny Genny Hendri Septa, DWP Padang Ny Vanny Andree Algamar, dalam pertemuan istri kepala daerah (Iskada) se-Sumbar.

AZIZ CHAN, METRO–Seluruh isteri kepala daerah (Iskada) se-Sum­bar berada di Kota Padang, Selasa (25/10). Mereka ber­kumpul untuk bersila­turah­mi. Ketua TP-PKK Sumbar, Ny Harneli Mahyeldi ber­pesan kepada seluruh ka­der PKK.

Pesan itu menyinggung tentang obat sirop yang kini beredar di pasaran yang diduga dapat menye­bab­kan gagal ginjal peng­gu­nanya. Ny Harneli Mah­yel­di berpesan kepada ka­der PKK untuk turun ke te­ngah-tengah masya­rakat.

“Kader PKK agar ingatkan orang tua untuk tidak membeli obat sem­barangan,” imbaunya saat pertemuan bulanan Iskada di Gedung Youth Center Kota Padang.

Ny Harneli mengatakan, apabila anak mengalami sakit, orang tua agar lekas membawa anaknya berobat ke dokter. Karena menurutnya, dokter tidak akan keliru meresepkan obat.

“Beli obat yang diresepkan dokter, jangan membeli obat sembarangan tanpa diresepkan dokter,” ujar Ny Harneli.

Ketua TP-PKK Sumbar itu mengaku prihatin dengan kondisi saat ini. Menurutnya jangan sampai ada lagi anak yang mengalami gagal ginjal akut.  “Ada anak kecil yang gagal ginjal, tentu tak dapat kita bayangkan. Baru seumur itu sudah menjalani cuci da­rah,” katanya.

Sementara itu, pertemuan isteri kepala daerah di Padang berjalan lancar. Hampir seluruh isteri kepala daerah di Sumbar hadir dalam pertemuan tersebut. Ny Harneli Mahyeldi berharap, pertemuan istri kepala daerah di Padang menjadi wadah untuk menjalin silaturahim antar daerah.

“Sekaligus untuk me­nge­tahui kemajuan daerah lain,” tutur Ny Harneli.

Di pertemuan Iskada se-Sumbar itu, Sekretaris Daerah Kota Padang Andree Algamar memaparkan berbagai program yang telah dan akan dilaksanakan, serta berbagai pres­tasi yang berhasil di­raih Pemko Padang.

Andree menjelaskan, Pemko Padang terus me­lakukan berbagai pembangunan guna mengentaskan kemiskinan dan mening­katkan pendapatan ma­sya­rakat pasca pandemi Covid-19. “Alhamdulillah pe­laksa­naan 11 program ung­gulan wali kota telah ter­laksana dengan baik,” ujar Andree.

Diantaranya, pembangunan 500 ruang kelas ba­ru, pelaksanaan pesantren Ramadhan, wajib hafalan satu juz Alquran bagi anak se­kolah, pembangunan infrastruktur, peningkatan sarana transportasi umum (Trans Padang), pengembangan wisata wilayah barat, timur Kota Padang dan pulau-pulau. Pengembangan kampung tematik, pengembangan kawasan terpadu Gunung Padang, dan lainnya.

“Pada tahun ini kita telah menyediakan ruang kreativitas dan inovasi ge­nerasi muda dalam me­ngem­bang­kan bakat dan minatnya di 17 sub sektor melalui penyediaan sarana gedung Youth Center,” jelas Andree.

Dalam upaya mening­katkan daya saing IKM, Pemko Padang telah membangun sentra rendang dan rumah kemasan untuk mem­fasilitasi masyarakat, te­rutama para pelaku IKM ren­dang Kota Padang. Ke­mu­dian ada “Padang Ba­go­ro” dalam rangka mening­katkan kepedulian ma­sya­rakat terhadap lingkungan.

“Pada tahun ini, Kota Padang juga menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Rakernas Apeksi ke XV pada tanggal 7-10 agustus lalu. Dihadiri lebih dari 5.000 orang peserta Apeksi dari 98 kota yang ada di Indonesia,” tutur Andree.

Dan di tahun 2023 mendatang, Pemko Padang ju­ga ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan Porprov Sumbar bersama Kota Pa­dang Panjang, serta tuan rumah pelaksanaan Penas Ta­ni, dan tuan rumah pelaksanaan MTQ Ting­kat Sumbar.

“Dari upaya yang telah dilakukan itu, Kota Padang berhasil meraih beberapa apresiasi dan prestasi, antara lain penghargaan Nir­wa­­sita Tantra kategori Green Leadership, terbaik III kriteria pemerintah da­erah kategori kota besar, penghargaan UI Green Metric kategori Kota Paling Berkelanjutan Dalam Bi­dang Tata Kelola Air di Indo­nesia, penghargaan Kota Padang Layak Anak tingkat Nindya, opini WTP LHP atas laporan keuangan pemda tahun 2021 serta sejumlah penghargaan lainnya,” papar Andree.

Dalam pertemuan isteri kepala daerah itu, tampak hadir di antaranya Ketua TP-PKK Kota Padang Ny Genny Hendri Septa, Ketua GOW Padang Ny Fauziah Zainin, Ketua DWP Padang Ny Vanny Andree Algamar, serta sejumlah isteri kepala daerah. Kegiatan ini berlangsung setengah hari dan ditutup dengan foto bersama. (rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top