Menu

Pertemuan Fraksi Gerindra dan PKS di Restoran, Mastilizal Aye Bantah Bahas Soal Polemik Kursi Wawako

  Dibaca : 345 kali
Pertemuan Fraksi Gerindra dan PKS di Restoran, Mastilizal Aye Bantah Bahas Soal Polemik Kursi Wawako
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang Mastilizal Aye

SAWAHAN, METRO–Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang  Mastilizal Aye membantah pertemuan anggota Fraksi Gerindra DPRD Padang dengan PKS di salah satu restoran di Kota Padang pada Selasa (8/6), membahas soal kursi jabatan Wakil Wali Kota (Wawako) Padang yang masih kosong.

“DPC Gerindra Padang tegaskan pertemuan dengan DPTD PKS Padang tidak membicarakan soal koalisi 2024 atau pemilihan kursi Wawako Padang. Namun hanya silaturrahmi biasa saja,” tegas Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang Mastilizal Aye.

Mastilizal Aye berdalih, pertemuan dengan DPTD PKS Padang itu hanya memenuhi undangan dari DPTD PKS Padang. Tujuannya untuk membahas masalah Padang ke depan lebih baik dalam segala hal.

“ Kita diundang DPTD PKS Padang lewat surat. Sebenarnya. keinginan bertemu telah lama dinanti. Bahkan sejak Mahyeldi jadi Wali Kota lagi. Namun baru sekarang momennya terealisasi,” ujarnya.

Ia juga menepis, tidak pas rasanya jjika pertemuan antara DPC Gerindra dengan DPTD PKS Padang membahas soal koalisi ke depan.

“Sekali lagi saya sampaikan, dalam pertemuan itu, tidak ada membahas soal kursi jabatan Wakil Wali Kota yang kosong, atau soal koalesi Pemilu 2024 mendatang,” tegasnya.

Dia juga meminta masyarakat Kota Padang bersabar tentang belum dilantiknya Wawako, “Kita masih menanti dari DPP PAN siapa dari DPC siapa yang diusulkan nanti,” ungkapnya.

Pihaknya juga berharap dua partai pengusung PAN dan PKS agar segera kirimkan namanya ke DPRD, agar panitia bisa dibentuk dan bisa disikapi secepatnya,”ucap Aye.

Terkait pertemuan itu, dia juga mengucapkan Alhamdulillah, DPTD PKS Padang mau mengundang DPC Gerindra Padang walaupun tidak Mahyeldi lagi menahkodai Padang.

Katanya, sejak Mahayeldi Ansyarullah meninggalkan tampuk jabatan sebagai Wali Kota Padang karena terpilih sebagai Gubernur Sumbar, Wakil Wali Kota yang saat itu Hendri Septa dilantik sebagai Wali Kota Padang, sementara posisi Wakil Wali Kota Padang sampai saat ini masih kosong.

Seperti diketahui, Lambannya, pengisian jabatan kursi Wawako tersebut mengundang banyak pertanyaan. Pada hal, masing-masing partai pengusung (PKS dan PAN) sudah menyatakan telah mengajukan sejumlah nama.

Meski pada Selasa (8/6),Gerindra telah melakukan pertemuan dengan DPTD PKS di salah satu restoran di Kota Padang, namun Mastilizal Aye membantah pertemuan itu membahas soal persoalan lambannya mengisi kursi Wawako yang kosong.

Dalam pertemuan itu, hadir petinggi kedua partai, Ketua, Sekretaris dan Bendahara DPC Gerindra serta sejumlah anggota fraksi Gerindra di DPRD Padang. Demikian pula dengan Ketua, Sekretaris dan Bendahara DPTD PKS dan sejumlah anggota Fraksi PKS.

Sementara itu, Ketua DPTD PKS Kota Padang Muharlion pun tak menampik jika pertemuan itu membahas sejumlah isus-isu strategis di Kota Padang.

“Banyak hal yang kami bicarakan soal isu-isu strategis. Yang pasti kita hanya ingin penyamaan persepsi bagaimana arah pembangunan dan kebaikan Kota Padang kedepan,” katanya Muharlion saat itu.

Ia juga mengatakan, terkait koalisi jangka panjang menyongsong Pilkada 2024 maupun pemilihan Wakil Walikota yang kosong, Ketua Fraksi PKS DPRD Padang itu pun menyatakan hal itu salah satu yang akan dijajaki.

“Dari sekian pembicaraan, hal itu salah satu yang akan kita jajaki. Yang penting kita samakan persepsi terlebih dahulu. Semoga kerjasama ini bisa berlanjut kedepan,” pungkasnya. (ade/hsb)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional