Menu

PertaShop bakal Hadir di Pariaman, Wawako: Nanti Dikelola BUMDes

  Dibaca : 125 kali
PertaShop bakal Hadir di Pariaman, Wawako: Nanti Dikelola BUMDes
PertaShop bakal Hadir di Pariaman, Wawako: Nanti Dikelola BUMDes

PARIAMAN, METRO
Pertamina membuka peluang kerjasama kemitraan bisnis Pertamina Shoping (PertaShop) kepada pemerintahan desa, koperasi serta pelaku usaha atau UKM di seluruh Indonesia.

“Pertamina menargetkan dari 7.196 kecamatan di Indonesia, sebanyak 3.827 kecamatan yang belum memiliki lembaga penyalur akan dibangun satu outlet Pertashop,” ungkap Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dalam teleconference terkait Program Kerjasama Pemerintah dan Pertamina Pengembangan PertaShop tahun 2020 secara virtual, kemarin.

Hadir mendampingi Mendagri, Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati. Disaksikan seluruh kepala daerah bupati/walikota se-Indonesia. Pemko Pariaman dihadiri Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin didampingi Kabag Ekbang Setdako Pariaman, Ferialdi.

Dalam materinya, Tito menjelaskan bahwa program PertaShop ini sebagai solusi ketahanan energi nasional. Dimana keberadaan PertaShop ini menjamin ketersediaan (availability) energi dalam negeri khususnya di wilayah yang belum terjangkau.

“Pertashop merupakan upaya Pertamina untuk membangun infrastruktur energi bagi daerah yang belum berkembang sehingga dapat mengurangi disparitas antar daerah,” ujar Tito.

Disamping itu, Pertamax yang tersedia di PertaShop ini merupakan upaya Pertamina untuk menjaga kelestarian fungsi lingkungan hidup dalam aspek acceptability dengan menyediakan bahan bakar ramah lingkungan. Tito menjelaskan, total rencana pengembangan PertaShop tahun 2020 ini adalah sebanyak 4.558 outlet dengan realisasi sampai dengan September ini sebanyak 576 outlet yang tersebar di seluruh indonesia.

Dijelskannya, kriteria mitra Pertashop ialah memiliki legalitas usaha berbentuk Badan Usaha dan atau Badan Hukum (CV, koperasi, PT), memiliki kelengkapan dokumen legalitas berupa KTP, NPWP, akta perusahaan, memiliki atau menguasai lahan untuk pengoperasian PertaShop, mendapatkan rekomendasi dari kepala desa.

Sedangkan kriteria lokasinya ialah, aksesibilitas desa (akses mobil tangki, akses pengiriman modular), ketersediaan jaringan listrik, Kecamatan yang belum ada lembaga penyalur. Kecamatan yang sudah ada lembaga penyalur dengan jarak ±10 km dan lokasi yang akan dibangun PertaShop memiliki potensi omset yang baik secara keekonomian.

Selanjutnya terang Tito, kemudahan persyaratan perizinan pemda adalah dispensasi perizinan selama 3 bulan (PertaShop tidak perlu mengurus perizinan di awal operasi) serta simplifikasi perizinan di Pemda.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin mengapresiasi kerjasama antara pemerintah dengan Pertamina dengan program PertaShop ini. “Ini dapat kita terapkan di desa dan kelurahan di Kota Pariaman, yang nanti dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes),” ujar Mardison.Mardison mengaku, program tersebut sangat efektif dalam mengantisipasi antrean di setiap SPBU Pertamina. Serta dapat terjangkau dengan mudah oleh masyarakat yang membutuhkan BBM tanpa harus pergi jauh-jauh ke SPBU Pertamina.(efa)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional