Menu

Pertanyakan Permasalahan Eksternal, DPRD Padang Datangi PT Semen Padang

  Dibaca : 114 kali
Pertanyakan Permasalahan Eksternal, DPRD Padang Datangi PT Semen Padang
KUNJUNGI SEMEN PADANG— Komisi II DPRD mengunjungi PT Semen Padang, Senin (7/12) untuk mengetahui permasalahan-permasalahan eksternal yang terjadi dan upaya solusinya.

SAWAHAN, METRO
Komisi II DPRD Kota Padang melakukan kunjungan ke PT Semen Padang, Senin (7/12). Kunjungan tersebut merupakan hasil dari rapat internal Komisi II DPRD Kota Padang yang berkaitan dengan tupoksi Komisi II DPRD Kota Padang.

Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Ilham Maulana menjelaskan bahwa kedatangan DPRD merupakan kunjungan dari permasalahan-permasalahan eksternal yang terjadi antara PT Semen Padang dengan masyarakat.

“Sebelumnya kami menerima kedatangan dari Forum Komunikasi Kontraktor Vendor dan Supplier Lokal PT Semen Padang mengadukan nasibnya ke DPRD Kota Padang. Oleh karena itu, kedatangan kami disini untuk mengetahui apa yang terjadi sebenarnya dan dicarikan solusinya. Selain itu, kita akan meminta konsistensi dari Semen Padang, dan aturan paling tinggi yang akan diterapkan,” ucapnya pada Senin (7/12)

Anggota Komisi II DPRD Kota Padang, Edmon mempertanyakan permasalahan parkir truk yang meluber hingga ke perumahan warga, sehingga berpeluang menciptakan kecelakaan terhadap masyarakat yang berlalu lalang.

“Kita lihat sendiri, truk-truk yang parkir meluber hingga ke bahu jalan. Faktanya, jalan di komplek Perumnas Indarung juga dijejali parkir truk. Kami harap PT. Semen Padang mencarikan lahan untuk parkir kendaraan ini,” ucapnya.

Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum PT Semen Padang, Oktoweri menjelaskan bahwa Kontraktor Vendor dan Suplier Lokal yang ada di lingkungan PT Semen Padang merupakan mitra dari PT Semen Padang. “Sebenarnya tidak ada permasalahan dengan vendor lokal, karena hubungan status kita adalah bisnis sesuai dengan koridor hukum yang berlaku,” ucapnya.

Ia menjelaskan sangat beresiko memaksakan hubungan bisnis yang tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan, seperti pemaksaan kehendak. “Teman-teman vendor sudah mengerti tentang SOP yang berlaku di PT Semen Padang, jadi tidak ada permasalahan lagi kami terhadap vendor. Yang jelas vendor lokal sangat kami utamakan,” jelasnya.

Ia memaparkan, jika truk-truk tersebut parkir di luar dari PT. Semen Padang, bukan menjadi kewenangan dari perusahaan untuk menertibkan, melainkan kebijakan dari pemerintah daerah dalam hal penertiban.

“Kita telah berdiskusi dengan kepolisian tentang melubernya parkir truk-truk ini. Kepolisian menjelaskan, truk-truk yang parkir hingga ke pemukiman warga, bukan kewenangan dari PT Semen Padang. Mungkin saja pemilik atau sopir truk tersebut tinggal disekitar tempat truknya di parkir,” jelasnya.

Ia malah menyarankan memanfaatkan lahan parkir truk yang telah disiapkan oleh Pemko Padang untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan berlalu lintas. “Alahkah baiknya DPRD Kota Padang mendorong Pemko Padang untuk menertibkan truk-truk yang parkir di bahu jalan untuk memarkirkan kendaraannya di tempat yang telah disiapkan pemerintah,” paparnya. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional