Close

Pertanyakan Belum Digelarnya Musprov IMI Sumbar, Ketua Noceng Auto Club: Hargai IMI Pusat

M. Kevin Yassa Adha Ketua Harian Nocenk Auto Club Padang

PADANG, METRO–Ketua Harian Nocenk Auto Club Padang M Kevin Yassa Adha memperta­nyakan perihal belum dilaksanakannya Musprov IMI (Ikatan Motor Indonesia) Sumbar tahun 2022. Padahal, IMI pusat sudah menyetujui permintaan IMI Sumbar yang sedia­nya akan menggelar Musprov pada 26 Maret 2022 lalu.

Kendati demikian, hingga hari ini belum juga ada kejelasan kapan musprov tersebut akan dilansakanakan. “Kami selaku ketua klub merasa perlu mempertanyakan kepada IMI Sumbar terkait pelaksa­naan musprov ini,” kata M Kevin Yassa Adha, Kamis (17/11).

Ia meminta pengurus IMI Sumbar bersikap sportif dan melaksanakan tindakan sesuai anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) orga­nisasi. “Karena IMI Sumbar itu milik semua klub, bukan milik segelintir pe­ngurus,” tegasnya.

Ia menyatakan, musprov yang sejatinya bertujuan untuk memilih ketua IMI Sumbar masa bakti 2022-2026 tidak dapat dilaksanakan meskipun IMI pusat selaku induk organisasi olahraga otomotif di Indonesia telah beberapa kali melayangkan surat kepada IMI Sumbar terkait pelaksanaan musprov ter­sebut.

“IMI Sumbar bersiku­kuh bahwa klub yang memiliki hak suara sebanyak 42 klub hasil verifikasi IMI Sumbar. Akan tetapi sesuai AD/ART dan mengacu kepada surat IMI Sumbar yang disampaikan ke IMI Pusat bahwa yang berhak menentukan dan melakukan verifikasi klub adalah IMI pusat selaku induk organisasi,” terangnya.

Ia menegaskan, sejak bulan April 2022, IMI Pusat telah beberapa kali melayangkan surat kepada IMI Sumbar namun tidak satu pun yang ditanggapi. Bahkan surat terakhir dari IMI Pusat yang ditandatangani oleh Ketum IMI Pusat pada awal Oktober lalu, menginstruksikan agar IMI Sumbar melaksanakan musprov selambat-lambatnya akhir bulan November ini.

Tapi pada pelaksanaannya, hingga kini musprov yang diminta untuk dilaksanakan belum juga dilakukan. Padahal, sesuai AD/ART, jika IMI Sumbar memang berniat melaksanakan musprov akhir bulan November ini, harusnya 14 hari sebelum hari pelaksa­naan, IMI Sumbar sudah harus mengirimkan surat pemberitahuan sekaligus undangan kepada klub-klub IMI Sumbar.

Lalu juga disampaikan pemberitahuan berkaitan dengan persyaratan, tata cara dan jadwal pendaftaran bakal calon. Namun sampai sekarang hal itu tidak pernah disampaikan IMI Sumbar. “Kami me­ngimbau agar IMI Sumbar dapat lebih menghargai IMI Pusat selaku induk organisasi olah­raga otomotif di Indonesia,” tandasnya. (r)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top