Menu

Pertama di Sumatra, Rumah Healing Diresmikan di Padangpanjang

  Dibaca : 125 kali
Pertama di Sumatra, Rumah Healing Diresmikan di Padangpanjang
MENGGUNTING PITA— Wali Kota Padangpanjang H Fadly Amran, BBA melakukan pengguntingan pita sebagai tanda diresmikannya Rumah Healing Kota Padangpanjang.

PADANGPANJANG, METRO–Wali Kota Padangpanjang  H Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano meresmikan penggunaan Rumah Healing Kota Padang Panjang, Kamis (24/6). Rumah Healing yang diresmikan ini merupakan yang pertama berdiri di Pulau Sumatra.

Diresmikannya Rumah Healing yang berlokasi di Kelurahan Pasar Usang, Kecamatan Padang Pan­jang Barat ini, mendapat apresiasi dari berbagai pihak seperti Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sumatra Barat (Sumbar).

Apresiasi itu disam­paikan Kepala Bidang Re­habilitasi Sosial Dinsos Sumbar, Heni Yunida. Ia  mengatakan, Rumah Healing yang didirikan Pemko Padangpanjang ini sangat luar bisa. Selain sebagai yang pertama di Sumatra, fungsinya bisa membantu menyelesaikan persoalan-persoalan sosial di tengah masyarakat.

“Diharapkan dengan ada­nya Rumah Healing di Kota Padang Panjang ini, bisa menjadi percontohan bagi kabupaten/kota lain­nya di Sumbar dan ten­tunya juga akan menjadi percon­tohan bagi provinsi lainnya,” harap Heni Yu­nida.

Sementara itu, Wali Kota Padangpanjang Fadly Amran menyebutkan, pe­res­mian Rumah Healing ini merupakan pencapaian visi-misi dalam mem­beri­kan pelayanan ekstra ke­pada masyarakat di bidang sosial kemasyarakatan dan penyuluhan.

“Mungkin banyak ma­syarakat yang mengalami masalah sosial, seperti terlibat penyalahgunaan narkoba, kekerasan sek­sual, kekerasan dalam ru­mah tangga. Dengan ada­nya Rumah Healiang, kita akan mencari solusi terbaik untuk permasalahan sosial yang dialami tersebut,” ungkap Fadly Amran.

Kepala Dinas Sosial Pe­ngendalian Penduduk, Ke­luarga Berencana, Pem­berdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPKBPPPA) Padang­pan­jang, Drs Osman Bin Nur, MSi menyampaikan, Ru­mah Healing merupa­kan rumah pemulihan ter­hadap 26 permasalahan sosial yang ada di masya­rakat. Seperti anak ter­lantar, kor­ban ke­ke­rasan, kor­ban pe­nyalah­gunaan NAPZA, ke­lompok mi­no­ritas, lansia terlantar, dan sebagainya.

“Ke depan, kita akan membangun dan mening­katkan secara bertahap Rumah Healing ini. Mulai dari sarana dan prasara­nanya, termasuk sumber daya manusianya. Ini agar bisa menampung dan me­nyelesaikan 26 permasa­lahan sosial yang ada ma­syarakat,” jelasnya.

Setelah dilakukannya peresmian, kegiatan dilan­jutkan dengan penanda­tanganan Memorandum of Understanding (MoU) an­tara Pemko Padangpanjang dengan beberapa pihak. Seperti MoU kerja sama dengan Universitas Al Azhar Indonesia dalam hal sistem pelayanan. Lalu MoU dengan Badan Nar­kotika Nasional (BNN) dan GANN (Gerakan Anti Nar­koba Nasional)  dalam hal penanganan penyalah­gu­naan narkoba. (adv)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional