Menu

Persiapkan Tenaga Kerja yang Tangguh, Sekolah Vokasi harus Sediakan Ruangan Banyak di Kabu­paten Padangpariaman

  Dibaca : 210 kali
Persiapkan Tenaga Kerja yang Tangguh, Sekolah Vokasi harus Sediakan Ruangan Banyak di Kabu­paten Padangpariaman
KULIAH UMUM—Kepala BP2MI Benny Rhamdani saat kuliah umum di Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) Pariaman, Kabupaten Padangpariaman, Selasa (8/6).

PDG. PARIAMAN, METRO–Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) me­nginginkan sekolah vokasi di­berikan ruang lebih banyak guna mempersiapkan tenaga kerja andal atau tangguh.

Kepala BP2MI Benny Rham­dani saat kuliah umum di Poli­teknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) Pariaman, Kabu­paten Padangpariaman, Selasa (8/6) mengatakan, pihaknya menginginkan sekolah-sekolah seperti ini harus diberi ruang lebih banyak lagi agar bisa mempersiapkan kader-kader yang siap bekerja.

Menurutnya sekolah vokasi memberikan penguatan dan pengetahuan kepada siswanya agar mengetahui persis keah­lian yang dimiliki. Selain itu, lanjutnya lulusan sekolah vokasi memiliki kemampuan berba­hasa asing, kemampuan dan keterampilan, serta disiplin yang baik.

Ia menyampaikan, yang lebih penting lagi tamatan seko­lah vokasi menjadikan ideologi Pancasila tetap menjadi bagian dari hidup mereka. Menurutnya dengan hal tersebut maka ta­matan sekolah vokasi akan mudah mendapatkan pekerjaan di luar negeri dengan gaji yang besar namun kecintaannya ter­hadap Indonesia tidak hilang.

Ia mengatakan, persiapan generasi muda untuk menjadi pekerja yang andal tidak saja untuk mempermudah menda­patkan pekerjaan namun juga persiapan generasi pemimpin bangsa. “Masa depan Indonesia berada di tangan mereka, sehingga mempersiapkan me­reka sejak dini penting dilakukan pemerintah termasuk lembaga pendidikan,” katanya.

 Sementara itu, Wakil Koor­dinator Poltek KP Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat Harisjon me­nga­takan pihaknya menyeleng­ga­rakan pendidikan vokasi yang mem­bentuk pengetahuan, ke­mam­puan, dan kepribadian atau karakter peserta didik. “Di sini sa­rana praktik untuk semua bidang keahlian lengkap,” ujar­nya.

 Ia menyebutkan, di Poltek KP tersebut terdapat kapal latih, labor pengolahan ikan mulai dari tradisional hingga modern, bengkel mesin perikanan, sa­rana budidaya, kolam ikan, tambak udang, dan sarana lainnya.

Dikatakannya, semenjak lembaga pendidikan itu berdiri yang dimulai dari Sekolah Per­tanian Pembangunan hingga tahun 2020 telah melahirkan sekitar 3.000 orang lulusan. “1.600 di antaranya bekerja di luar negeri dan sudah banyak juga yang bekerja kembali di Indonesia,” kata dia. (ozi)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional