Menu

Pernah Nginap di Rumah Korban Covid-19 Meninggal, Satu Warga Talamau Pasbar Terkonfirmasi Positif Corona

  Dibaca : 459 kali
Pernah Nginap di Rumah Korban Covid-19 Meninggal, Satu Warga Talamau Pasbar Terkonfirmasi Positif Corona
JUMPA PERS—Ketua Gugus Covid-19 Pasaman Barat, Yulianto melakukan jumpa pers menyampaikan satu warganya dinyatakan positif terinfeksi virus corona setelah hasil uji swab keluar.

PASBAR,METRO
Seorang warga Paroman, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat ( Pasbar), dinyatakan positif terinfeksi Corona Virus Disease (COVID-19) sesuai dengan hasil uji swab dari laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand).

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasaman Barat, Yulianto mengatakan, warga yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 itu berinisial R dan berjenis kelamin perempuan.

“Kami telah menerima hasil swab dari laboratorium Unand Padang yang menyatakan satu orang warga Talamau positif terinfeksi corona virus (Covid-19),” kata Yulianto didampingi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Pasbar saat konferensi pers Rabu (15/4).

Dikatakan Yulianto, pasien positif itu mempunyai riwayat pernah menumpang menginap di rumah pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia di Padang dan telah dimakamkan di Pasbar beberapa waktu lalu.

“Jadi yang bersangkutan diduga terinfeksi setelah kontak langsung dengan almarhumah positif COVID-19 saat menumpang menginap di rumah almarhumah di Kota Padang,” jelas Yulianto.

Sebelumnya kata Yulianto, R sudah dikarantinakan di Balai Diklat Talu, Kecamatan Talamau bersama belasan orang lainnya yang sempat kontak sosial dengan almarhumah Covid-19 lalu.

“Namun usai diketahui hasil Swab dari Laboratirum Unand Padang pasien R positif terinfeksi Covid-19 langsung diambil tindakan oleh tenaga medis. Pasien sengaja cepat dievakuasi agar penyebarannya tidak semakin meluas,” ujar Yulianto.

Yulianto menuturkan, pihaknya telah malakukan evakuasi dan sudah diberangkatkan menuju RS Unand Padang dengan harapan pasien bisa ditangani dengan baik disana sebelum terlambat. Selain itu juga akan melakukan tracking dan tes swab kepada keluarga R dan pengawasan mandiri terhadap mereka.

“Selanjutnya akan menelusuri riwayat keluarga pasien dan riwayat sosial untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Saya mengimbau warga Pasbar untuk tetap tenang dan mengikuti anjuran pemerintah dalam rangka menanggulangi Covid-19,” tambahnya.

Diketahui pasien inisial R itu positif COVID-19 setelah keluar hasil tes swab dari laboratorium UNAND yang diiperiksa bersama 15 orang lainnnya. “Sedangkan 15 orang lainnya yang menjalani tes swab hasilnya negatif,” jelasnya.

Tes swab terhadap 16 orang itu dilakukan karena diduga mereka menjalani kontak langsung dan tidak langsung dengan almarhumah yang positif COVID-19. Almarhumah sebelumnya telah menjalani perawatan di RS M Djamil Padang dan meninggal dunia. Almarhumah dimakamkan di kampung halamannya Paroman Kecamatan Talamau Pasbar.

Positif di Sumbar Bertambah 7
Kasus warga Sumbar yang terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19) terus bertambah. Rabu (15/4) terjadi penambahan tujuh orang pasien terinfeksi virus corona dan total saat ini jumlah kasus sudah mencapai 55 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sum bar, Jasman Rizal mengatakan, dari tujuh pasien baru tersebut, lima di antaranya berasal dari Kota Padang, satu dari Kabupaten Tanah Datar dan satu dari Kabupaten Pasaman Barat.

Dijelaskan Jasman, lima pasien dari Kota Padang itu, yakni laki-laki berusia 45 tahun yang merupakan seorang karyawan toko. Dia saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah. Kemudian perempuan berusia 59 tahun, yang merupakan ibu rumah tangga. Dia diketahui istri dari salah seorang pasien positif yang sekarang dirawat di RSUP M Djamil Padang. Namun, saat ini dia isolasi mandiri di rumahnya.

Selanjutnya seorang sopir tangki BBM. Berdasarkan riwayatnya, pria berusia 59 itu terpapar setelah dari luar daerah Sumbar. Juga ada seorang laki-laki berusia 54 tahun yang saat ini dirawat di RSUP M Djamil Padang karena positif corona. Terpapar dari salah satu pasien PDP yang sedang dalam perawatan di RSUP M Djamil.

“Lalu seorang laki-laki berusia 58 tahun. Karyawan swasta ini diketahui terpapar dari pasien positif sebelumnya yang juga dirawat di M Djamil. Sekarang isolasi mandiri di rumahnya,” ujar Jasman.

Sedangkan pasien yang berasal dari Pasaman Barat, seorang perempuan berusia 60 tahun, yang merupakan ibu rumah tangga. Dia diketahui kakak dari pasien positif sebelumnya di Pasaman Barat. Sekarang isolasi  mandiri di rumahnya.

“Terakhir, pasien asal Kabupaten Tanah Datar. Perempuan berusia 40 tahun ini terpapar setelah pulang dari lur daerah. Sekarang menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Sampai sekarang, total warga Sumbar yang positif Covid-19 berjumlah 55 orang,” jelas Jasman. (end)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional