Close

Peringati World Cleanup Day, Wawako Payakumbuh Pungut Sampah

PUNGUT SAMPAH—Wawako Paykumbuh Erwin Yunaz saat memungut sampah di sepanjang sungai Batang Agam.

SUDIRMAN, METRO–Memperingati hari ber­sih-bersih sedunia (Word Cleanup Day) yang dilaksanakan mulai 12-24 September 2021, Pemerintah Kota Payakumbuh bersama dengan komunitas sungai mengadakan aksi bersih-bersih sungai yang dilaksanakan di sepanjang sungai Batang Agam, a­khir pekan kemarin. Peringatan World Cleanup Day di Kota Payakumbuh dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Erwin Yunaz didampingi Asisten II Elzadaswarman, Asisten III Amriul Datuak Ka­rayiang, dan seluruh Kepala OPD.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz mengatakan Pemerintah Kota Payakumbuh bersama Komunitas Sungai menjadi bagian dari kegiatan dunia World Cleanup Day 2021 dan hadir bersama-sama dalam kegiatan bersih-bersih yang berfokus di aliran sungai batang agam yang saat ini sudah menjadi lokasi wisata.  “Dengan gerakan kita hari ini semoga menjadi contoh kepada masyarakat bahwa pentingnya kebersihan karena sampah bukan masalah kecil lagi,” ujar Erwin

Lanjut Erwin, Sesuai dengan tema” Ayo Pilah Sampah dari Rumah Jadilah Relawan Pilah Sampah (Cleanup) bersatu untuk indonesia bersih”, kegiatan bersih-bersih kali ini juga dapat membangun gerakan masyarakat da­lam mewujudkan Kota Payakumbuh Bersih.

“Bangun gerakan ma­syarakat dalam mewujudkan bersih melalui gotong royong bersih lingkungan, bersih kampung, bersih sungai, pelatihan pemilahan sampah, pengompo­san dan penerapan daur ulang,” ujarnya

Ditambahkan Erwin, masyarakat juga dapat membuat produk kerajinan berbasis pemanfaatan sampah. Tentu dengan menerapkan protokol ke­se­hatan yang mempertimbangkan faktor ventilasi udara, durasi pertemuan dan jarak interaksi untuk meminimalisir risiko penularan Covid-19 dalam beraktivitas.

Kegiatan World Cleanup Day di Indonesia telah sukses dilaksanakan sejak 2018. Momentum ini, sa­ngat mendorong pening­katan kepedulian dan perubahan perilaku masya­rakat dalam pengelolaan sampah dan Nantinya kegiatan bersih-bersih sampah akan dijadikan agenda rutin dengan meng­himbau seluruh O­PD untuk penerapannya. Dan untuk para pedagang di Kota Payakumbuh, Pemerintah juga akan mem­berikan himbauan agar dapat membersihkan sam­pah dagangannya masing-masing jika selesai berdagang demi menjaga kebersihan Kota Pa­ya­kumbuh.

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Ling­kungan Hidup Kota Payakumbuh Devitra mengatakan dalam kegiatan Word Cleanup Day kali ini Pe­me­rintah Kota Payakumbuh khususnya Dinas Lingkungan Hidup me­lakukan pembinaan pe­ngelolaan sampah dan turun langsung bersama komunitas sungai dalam memberikan edukasi kepada masyarakat dalam pengelolaan sampah se­hing­ga sampah yang memiliki nilai ekonomis dapat dimanfaatkan bang sam­pah yang ada di kelurahan sehingga itu dapat dijual.

“Sampai hari ini, sampah yang dihasilkan oleh kota payakumbuh sebanyak 78 Ton per hari. D ngan banyaknya sampah yang dihasilkan, diharapkan masyarakat dapat memilah dan mengolah kembali sampah yang dapat bernilai ekonomis sehingga bukan sekedar bersih yang dapat diperoleh melainkan ada nilai ekonomis yang dapat diterima ma­syarakat dari pengelolaan sampah,” tutup mantan Kasat Pol PP dan Damkar itu. (uus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top