Menu

Peringati Perang Kamang, Jadikan Motivasi Menata Kehidupan Lebih Baik

  Dibaca : 85 kali
Peringati Perang Kamang, Jadikan Motivasi Menata Kehidupan Lebih Baik
PERINGATAN PERANG KAMANG— Bupati Agam Indra Catri menjadi Irup pada upacara Peringatan Perang Kamang di kantor Camat Kamang Magek. (peri/posmetro)

AGAM, METRO – Pemerintah Kabupaten Agam, gelar upacara peringatan Perang Kamang ke-111, di halaman Kantor Camat Kamang Magek, Sabtu (15/6). Upacara yang digelar setiap tahun itu, dihadiri Forkopimda Agam, Kepala OPD, ASN Kamang Magek, siswa dan lainnya. Hari yang sama, juga digelar upacara peringatan Perang Manggopoh ke-111, di halaman Kantor Camat Lubuk Basung.

Bupati Agam Indra Catri mengatakan, dalam sederetan panjang perjuangan perlawanan bersenjata, sejarah mencatat pada 15 Juni 1908 terjadi sebuah peristiwa yang telah terukir dengan tinta emas, dalam lembaran sejarah perjuangan bangsa Indonesia yaitu, perjuangan masyarakat Kamang menghadapi penjajahan Belanda.

“Perang Kamang mempunyai keistimewaan tersendiri. Setidaknya ada dua hal yang membuat perang ini begitu menonjol,” kata Indra.

Pertama perang Kamang adalah bentuk ketidakpuasan masyarakat terhadap pemberlakukan belasting dari pemerintah kolonial Belanda. Diantara sekian banyak pergerakan menentang penjajahan, hanya dua perang yang dilatarbelakangi pemberlakuan belasting yaitu, Perang Kamang dan Perang Manggopoh.

Kedua, pada saat perjuangan bersenjata di pelosok nusantara berhasil dilumpuhkan kolonial Belanda, masyarakat Kamang dan sekitarnya yang dipimpin H. Abdul Mannan, Datuak Rajo Pangulu dan Datuak Parpatiah Nan Sabatang, masih tetap mengadakan perlawanan bersenjata.

Menurut bupati, Perang Kamang bukanlah perlawanan lokal anak nagari Kamang semata, tapi juga perlawanan rakyat Sumatera Barat, yang dimotori tokoh masyarakat Kamang.

“Kini kita hidup dalam alam kemerdekaan sebagai buah dari pengorbanan para pejuang dulu. Meski waktu berjalan semakin jauh, sedikitpun kita tidak boleh lupa sejarah Perang Kamang,” ujar Indra.

Bupati mengajak masyarakat untuk menjadikan peringatan Perang Kamang, sebagai titik balik untuk mengukur sejauh mana memaknai nilai-nilai dan semangat Kejuangan para pelakunya. Jadikan sebagai modal dan motivasi untuk menata kehidupan lebih baik.

“Peristiwa Perang Kamang memberikan pelajaran bagi kita semua, bagaimana kebersamaan diwujudkan tanpa memandang latar belakang dan perbedaan,” kata Indra.

Usai upacara, Bupati Agam, Dr H Indra Catri bersmaa rombongan melakukan tabur bunga ke taman makam pahlawan Perang Kamang, Dt Parpatiah Nan Sabatang, Tuangku Nan Renceh dan Abdul Mannan. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional