Menu

Peringati HUT RI ke-76, Warga Diimbau Kibarkan Bendera Merah Putih di Kabupaten Agam

  Dibaca : 133 kali
Peringati HUT RI ke-76, Warga Diimbau Kibarkan Bendera Merah Putih di Kabupaten Agam

AGAM, METRO–Mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19, maka upacara atau peringatan HUT Ke-76 Kemer­dekaan RI Tahun 2021 di Kabupaten Agam dilak­sanakan dengan penerapkan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19.

Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-76 dise­lenggarakan dengan cara mengibarkan bendera merah putih selama satu bulan penuh. Saat detik- detik proklamasi, masyarakat diimbau mengumandangkan lagu Indonesia Raya dan menghentikan aktivitas sejenak.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Agam, Khasman Zaini menyebutkan, pelaksanaan peringatan HUT RI Ke-76 di daerah itu berpedoman pada Instruksi Gubernur Sumbar dan Kementerian Kesehatan RI.

“Menindaklanjuti Surat Menteri Sekretaris Negara, maka Gubernur Sumatera Barat menerbitkan pedo­man pelaksanaan peringatan HUT RI ke 76 yang disesuaikan dengan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 berdasarkan pedoman dari Kementerian Kesehatan RI. Demikian juga pelaksanaanya di Agam,” ujar Khasman, Senin (2/8).

Disampaikan Khasman, pada peringatan HUT RI bertema Indonesia Maju kali ini, warga diimbau mengibarkan bendera merah putih dan memasang umbul-umbul, poster, spanduk, baliho, dekorasi, atau hiasan lainnya dimulai tanggal 1 Juli 2021 sampai tanggal 31 Agustus 2021.

Gubernur Sumbar menginstruksikan, imbuhnya, pembentukan Tim Sosialisasi dan Pengawasan terhadap pelaksanaan imbauan tentang pengibaran bendera tersebut, sampai ke tingkat nagari dan jorong.

Jika mengadakan dan atau mengikuti kegiatan- kegiatan dalam rangka menyemarakkan Peringatan HUT Ke-76 Kemerdekaan RI, diharuskan tetap mempedomani Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 sesuai pedoman dari Kementerian Kese­hatan RI.

Selanjutnya, Selasa atau tanggal 17 Agustus 2021, pukul 10:17 WIB sampai dengan 10:20 WIB, selama 3 menit, segenap masyarakat diharuskan menghentikan aktivitasnya sejenak.

Disebutkan, gubernur menginstruksikan pemerin­tah setempat agar mengumandangkan atau memper­dengarkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, melalui pengeras- pengeras suara pada sarana dan prasarana di area publik, sampai pada pelosok atau tingkat satuan terkecil masyarakat, didahului dengan bunyi sirine.

“Seluruh masyarakat dihimbau untuk meng­hentikan aktivitasnya sejenak dan berdiri tegap saat pengumandangan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Pengecualian penghentian aktivitas sejenak di­berlakukan bagi orang atau kelompok dengan aktivitas yang berpotensi membahayakan diri sendiri atau orang lain apabila aktivitasnya dihentikan,” ujar Khasman. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional