Close

Peringatan Maulid Nabi di Lapas Pariaman, Masuk Napi ke Luar Dai

CERAMAH—Tuangku Kerajaan saat berikan ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapas Pariaman.

PARIAMAN, METRO–Dalam rangka pening­katan nilai-nilai Islam dan kualitas keimanan serta beribadah sesuai sunnah bagi warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) klas II B Pariaman, kemarin, menggelar peri­ngatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan thema meneladani akhlak Rasulullah SAW demi membangun pribadi yang unggul. Acara yang diawali pembacaan Kalam Illahi dan penampilan Nafiq Isbat oleh Warga Binaan Pemasyarakat itu, dilaksanakandi mesjid At Taubah Lapas Kelas II Pariaman di Kelurahan Karan Aur Kota Pariaman.

Pada kesempatan itu, juga ditampilkan kesenian bernuansa islami seperti gambus dan rebana oleh Orkes PPNY Al Hidayah Sungai Sariak Kabupaten Padangpariaman dibawah pimpinan Anwar Hidayat Tk. Q. Ilmi, M.Pd.  Bertindak sebagai penceramah, Buya Syekh Muda Zulhamdi Tk. Kerajaan Nan Saleh pengasuh Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan Pakandangan. “Mas­jid kita yang berada di tengah-tengah kawasan lapas itu, terlihat penuh sesak oleh narapidana (napi) dan tahanan yang jumlahnya lebih 600 orang, serta beberapa orang petugas dan staf Lapas klas II B Pariaman,” kata Kepala LP Klas II Pariaman Effendi, kemarin.

Hadir dalam acara itu, Kepala Lapas Klas II Pariaman Effendi beserta jajarannya, Wakapolres Pa­riaman Kompol. Jon Hendri, didampingi Kasat Nar­koba dan Kasat Binmas, Dandim 0308 Pariaman diwakili Pasi Log. Letda. Ali Andri, mewakili Kakan Kemenag Kota Pariaman Kasi Haji dan Umrah Tk. Amril serta Kepala Bank Syariah Indonesia (BSI) cabang Pariaman Sudirman.

Kemudian Kalapas klas II B Parianan Effendi me­ng­ucapkan terima kasih atas kehadiran tamu dan undangan. Beliau mengatakan sangat bangga dan bersyukur dengan pelaksanaan maulid nabi yang begitu meriah dan khidmat diselenggarakan okeh War­ga Binaan Pema­sya­rakatan (WBP). “Dari lubuk hati yang paling dalam, saya mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir. Rasa bangga dan syukur, dengan semangat kebersamaan kegiatan ini dapat berjalan dengan sukses. Semoga semua kebaikan dan kerja keras kita, akan dibalas oleh Allah SWT dengan pahala yang setimpal,” ujar Effendi.

Kalapas menambahkan, bahwa lembaga yang dipimpinnya itu sedang menggiatkan program san­tri bagi warga binaan. Sejak bulan maret 2022 sampai saat ini, sudah terbentuk 10 kamar santri yang tersebar di 4 blok napi yang ada. “Sejak mulai bertugas di sini, saya membuat program Santri de­ngan motto “Masuk Napi, Keluar Da,i”. Alhamdulillah sampai sekarang sudah ada 10 kamar santri dan mungkin akan terus bertambah, karena terlihat semangat yang tinggi dari warga binaan untuk me­ngikuti program ini,” ung­kap pria yang akrab de­ngan WBP itu.

Diakhir sambutannya, Kalapas Effendi berha­rap. Melalui peringatan maulid nabi muhammad SAW dapat mningkatkan kualitas keimanan WBP dan suasana lapas yang bernuansa islami dengan melakukan aktivitas sesuai sunnah.  “Sehingga apabila keluar nanti, WBP atau napi su­dah menguasai ilmu agama yang memadai dan beribadah sesuai sunnah Rasulullah. Dan akhirnya me­reka a­kan menjadi da’i bagi ma­syarakat luas dan lingku­ngannya, minimal untuk dirinya dan keluarga­nya.

Sementara itu, Buya Tk. Kerajaan Nan Saleh dalam tausyiahnya menyampaikan sejarah kelahiran nabi Muhamnad SAW serta implementasi akhlak rasulullah di ling­kungan Lapas. Dia berharap kepada WBP tidak menyesali semua yang telah tejadi, karena semua itu adalah kehendak Allah SWT. Mulailah dari sekarang untuk mrncintai Allah dan Nabi Muhammad SAW. “Manfaatkanlah waktu yang tesisa untuk penghapus dosa, meningkatkan kualitas ibadah dan mencontoh akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.(efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top