Close

Peringatan Hari Bakti PU ke-76 Provinsi Sumbar, Tuntaskan Pembangunan Infrastruktur di Masa Pandemi Covid-19

INSPEKTUR—Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Bakti PU ke-76, Jumat, (3/12) di Kantor Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumbar.

Melanjutkan pem­ba­ngu­nan infrastruktur ke de­pan, kualitas harus ditingkatkan. Karena tuntutan dan harapan publik semakin besar terhadap Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).  “Upaya mewujudkan infrastruktur berkualitas harus dimulai dari tahap perencanaan, pelelangan, hingga pelak­sa­naan,” ungkap Wagub Sumbar, Audy Joinaldy, membacakan sambutan Menteri PUPR, M. Basuki Hadimuljono, saat jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Bakti PU ke-76, Jumat, (3/12) di Kantor Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang.

Audy menambahkan, untuk pengawasan dalam pelaksa­naan, harus secara intensif dan berjenjang, dengan mengop­timal­kan peran dan fungsi pembinaan teknik, unit kepa­tuhan intern dan auditor, serta para konsultan pengawas di lapangan. Sehingga lebih akun­tabel, efisien, dan mutu pe­kerjaan dapat dijamin.

Berikutnya, pem­ba­ngu­nan infrastruktur harus lebih mem­perhatikan ke­ber­lanjutan ling­kungan, de­ngan mengikuti kaidah green infrastructure. “Be­berapa dekade ter­akhir, banyak terjadi ben­cana di Indonesia. Kita per­lu was­pada terhadap an­caman perubahan iklim yang mengakibatkan ke­keringan dan banjir ekstrim di berbagai wilayah. Ke depan, agar  faktor ling­kungan menjadi design criteria, dalam proses pem­bangu­nan infrastruktur,” tegasnya.

Kemudian, pem­ba­ngu­nan infrastruktur harus senantiasa bekerja sesuai Corporate Culture yang telah ditanamkan para senior PUPR. Yaitu Bekerja Keras, Bergerak Cepat, dan Bertindak Tepat dalam satu team work yang solid. “Kita juga terus meng­imple­mentasikan Nilai iProve meliputi Integritas, Profesional, ber­orien­tasi pada Misi, Visioner, dan be­retika akhlakul karimah. Ini sejalan dengan Core Values ASN Ber”AKHLAK” yaitu, ber­orientasi pelayanan, akun­ta­bel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif,” ajak­nya.

Audy juga meminta Pim­pinan dan Jajaran PUPR untuk menjaga kepercayaan masya­rakat dan kredibilitas institusi, dengan terus meningkatkan semangat, militansi dan kerja­sama dalam bekerja. “Saya juga menekankan agar kita semua tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, selama melaksanakan tugas di kantor ataupun di lapangan, hingga pandemi ini berakhir,” ajaknya.

Kementerian PUPR men­catat, hingga hari ini, tidak ku­rang 7.400 pegawai Kemen­terian PUPR terkonfirmasi positif Covid-19 dan 64 pegawai meninggal. Mereka para Sapta Taruna masa kini, pahlawan yang telah memberikan darma bakti-nya untuk negara dan masyarakat.  Di masa yang tidak mudah ini, Kementerian PUPR tetap dapat menyelesaikan tugas yang diamanahkan. Tahun ini, telah berhasil menye­le­saikan pembangunan 15 bendungan. Di mana, 11 ben­dungan telah diresmikan Pre­siden RI, Joko Widodo (Jo­kowi).

Pembangunan bendungan dilanjutkan dengan pem­bangu­nan jaringan irigasi, air baku, pengendalian banjir, dan pem­bangkit energi. Sehingga, ke­be­ra­daannya dapat diman­faat­kan optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di bidang pembangunan jalan, hingga November 2021 telah menuntaskan pembangunan dan mengoperasikan 101 km dari target 190 km jalan tol. Akhir 2021 ini optimis, target tersebut bisa dicapai. Dengan demikian, total panjang jalan tol di Indonesia  hingga akhir 2021 nanti menjadi 2.529 km.

Kementerian PUPR juga meneruskan pembangunan jalan nasional perbatasan di Kalimantan, Papua, dan NTT dengan total panjang 3.628 km yang akan tersambung se­panjang 3.404 km pada akhir 2021. Diharapkan dapat ter­sambung seluruhnya pada akhir tahun 2024. Dalam men­dukung pengembangan lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional, juga telah melak­sana­kan pem­bangunan Jalan Lingkar Samo­sir, Penataan Kawasan Boro­budur, Penataan Kawasan La­buan Bajo, antara lain: Puncak Waringin dan Goa Batu Cermin, serta Jalan Bypass Bandara Internasional Lombok Mandalika yang telah turut mendukung penyeleng­garaan World Super Bike (WSBK) 2021 beberapa waktu lalu.

Kementerian PUPR juga menyelesaikan tugas khusus pembangunan prasarana sa­rana olahraga mendukung Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paral­im­pik Nasional (Peparnas) XVI di Papua. Program Padat Karya Tunai Tahun 2021, dengan anggaran sebesar Rp23,2 triliun juga telah dilak­sanakan, yang mem­bantu membuka la­pangan kerja bagi 1,2 juta orang yang mem­butuhkan. Memasuki tahun 2022, amanah dan kepercayaan yang diberikan kepada Ke­menterian PUPR semakin besar. Karena itu perlu terus mera­pat­kan barisan dan me­ningkatkan kekom­pa­kan. Mengingat ada­­nya tugas-tugas baru, antara lain, per­siapan KTT G-20 di Bali, penataan Kawasan Man­dalika menyongsong Moto GP 2022, renovasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII), pem­bangu­nan Papua Youth Creative Hub di Papua.

Juga ada pembangunan Ibukota Negara di Kalimantan Timur sambil menunggu un­dang-undangnya disahkan.  “Ke depan, sesuai pesan Presi­den RI, kita harus membangun le­bih banyak lagi infrastruktur yang berkualitas, smart dan ramah lingkungan. Yang mem­buka akses dan meningkatkan keterhubungan antar wilayah, keterhubungan antar daerah, dan meningkatkan efisiensi, serta meningkatkan produkti­vitas untuk mewujudkan Indo­ne­sia Maju,” ajaknya.

Upacara bendera juga diikuti oleh Jajaran Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang , Fathol Bari dan jajaran, Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Konstruksi Sumbar, Dinas Perumahan Rakyat Ka­wasan Permukiman dan Per­tanahan, BWS Suma­tera V Padang, BPJN Sumbar, BPPW Sumbar, BP2P Sumatera III, BP2JK Sumbar. Peringatan Hari Bakti PU ke-76 Sumbar berbeda dibandingkan upacara tahun sebelumnya. Di mana inspektur upacara, peserta serta un­dangan menggunakan baju adat daerah di Sumbar. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top