Close

Peringatan Harganas ke-29, Keluarga sebagai Fondasi Ketahanan Nasional

BERIKAN KUE— Wali Kota Bukittinggi Erman Safar memberikan kue kepada Wakil Wali Kota Marfendi dalam peringatan Hari Keluarga Nasional ke-29 di Bukittinggi.

BUKITTINGGI, METRO–Pemerintah kota Bukittinggi peringati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-29. dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Erman Safar memberikan kue ke Wakil Wali Kota menandai rasa kekeluargaan antara pemimpin daerah setempat.

Kegiatan dihadiri langsung oleh Wali Kota Bukittinggi bersama Forkopimda dan BKKBN Sumbar yang dilaksanakan di Balairung rumah dinas wako, Belakang Balok, Senin (24/7).

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Erman Safar melakukan pemotongan kue yang diberikan untuk Wawako Marfendi yang disambut riuh seluruh peserta dan tamu undangan yang datang.

”Ini sebagai salah satu tanda bahwa kami berkeluarga, keluarga besar Pemerintah Kota Bukittinggi,” kata Erman Safar.

Hal itu seperti menepis anggapan adanya ketidakharmonisan antara dua pimpinan Kota Bukittinggi yang selama ini beredar. Untuk masalah stunting sendiri, Wako menyampaikan bahwa Pemkot Bukittinggi juga fokus untuk mengatasi persoalan ini.

”Tim telah dibentuk, untuk turun ke masyarakat dan secara bersama sama mencari solusi mengentaskan permasalahan stunting di Bukittinggi,” katanya.

Erman Safar menyampaikan, keluarga memegang peran yang sangat penting dalam membentuk karakter, budaya dan perilaku hidup sehat.

Menurutnya, Bukittinggi memiliki program terbaik untuk membina keluarga, sekolah keluarga yang bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang upaya menciptakan ketahanan keluarga.

”Keluarga memiliki peran penting untuk membentuk karakter generasi muda. Keluarga dapat mengurangi potensi perilaku menyimpang, menjauhkan diri dari narkoba dan masalah sosial lainnya,” kata Erman.

Kepala DP3APPKB Bukittinggi, Tati Yasmarni, selaku ketua panitia, menjelaskan, Harganas diperingati dengan tujuan untuk mengingatkan kembali betapa penting arti keluarga sebagai pondasi ketahanan nasional.

Keluarga penting dalam membangun karakter bangsa. Keluarga juga memiliki peran penting dalam penurunan angka stunting.

”BKKBN mulai dari pusat sampai Kabupaten kota merupakan pelaksana dari percepatan penurunan stunting, untuk Bukittinggi sendiri, telah dikeluarkan keputusan Wali Kota tentang tim percepatan penurunan stunting Kota Bukittinggi, awal Agustus nanti, akan dilakukan pengukuhan pokja ini dan langsung sosialisasi ke tengah masyarakat, ayo cegah stunting, agar keluarga bebas stunting,” katanya menjelaskan.

Perwakilan BKKBN Sumbar, Nova Dewita, menyampaikan, ada empat hal yang penting dalam keluarga. Keluarga berkumpul, keluarga berdaya, keluarga berintegrasi dan keluarga berbagi.

“Stunting disebabkan banyak faktor, pendidikan, kesehatan dan lingkungan. Penurunan angka stunting dapat dilakukan secara bersama, interfensi harus diprioritaskan pada penganten pada 1000 hari pertama, selain itu, bagaimana menjaga lingkungan yang bersih dan sehat, mari bersama menciptakan generasi yang kuat dan sehat serta bebas stunting,” kata dia.

Dalam acara ini juga diserahkan secara simbolis bantuan yang berasal dari pokir Anggota DPRD Bukittinggi. Bantuan yang diberikan berupa mesin jahit. Kemudian juga di­serahkan honor kader dari DP3APPKB serta beasiswa bagi siswa berprestasi dari Bunda PAUD bekerjasama dengan Bank Nagari. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top