Menu

Peringatan HAN 2021 di Kabupaten Agam, Memotivasi Kepedulian Memenuhi Hak Anak 

  Dibaca : 66 kali
Peringatan HAN 2021 di Kabupaten Agam, Memotivasi Kepedulian Memenuhi Hak Anak 
MERIAHKAN HARI ANAK— Untuk memeriahkan peringatan HAN 2021 diadakan kegiatan olahraga tradisional tarik tambang antar anak-anak di Agam.

AGAM, METRO–Pemerintah Kabu­pa­ten Agam melalui Forum Anak (FA) menggelar pe­ringatan Hari Anak Nasio­nal (HAN) 2021. Peringa­tan HAN di Kabupaten Agam bertajuk menjamin pemenuhan hak anak di masa pandemi Covid-19. Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Anak Dinas Dalduk KB PP dan PA Ka­bu­paten Agam, Asnida Wati mengungkapkan, pe­ri­ngatan HAN tahun ini dilangsungkan di Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Sabtu (10/7).

Dikatakan, peringatan HAN menjadi momentum penting untuk meng­gugah kepedulian dan partisipasi seluruh kom­ponen guna menjamin pemenuhan hak anak. “Hak-hak anak itu antara lain hak atas hidup, tum­buh kembang, perlin­du­ngan dan par­tisipasi se­cara wajar se­suai harkat dan martabat kema­nu­siaan, serta men­dapat­kan perlindungan dari kekerasan dan disk­rimi­nasi,” ujar Asnida.

Peringatan HAN tahun ini masih dalam suasana menghadapi tantangan Pandemi Covid-19 yang berdampak kepada selu­ruh komponen masya­rakat, termasuk anak. Dam­pak Covid-19 pada anak menimbulkan per­soalan pengasuhan hing­ga meningkatnya kasus kekerasan.

“Anak menghadapi per­soa­lan seperti pengasuhan bagi yang orangtunya terkena Covid-19, kurang­nya kesempatan bermain dan belajar, termasuk me­ning­katnya kasus keke­rasan dimasa pandemi dan kebijakan jaga jarak maupun belajar dan be­ker­ja di rumah,” kata As­nida.

Untuk itu, tukas Asnida Wati, pada momen peri­ngatan HAN tahun ini sengaja diangkat tema Anak Terlindungi Indonesia Maju, dengan motto Anak Peduli di Masa Pan­demi. Tema tersebut di­pilih bertujuan untuk me­mo­tivasi seluruh kom­ponen masyarakat bahwa pandemi Covid-19 jangan sampai berdampak ke­pada pemenuhan hak a­nak.

Ketua Forum Anak Ka­bu­paten Agam, Ananda Rafi menambahkan, peri­ngatan HAN tahun ini diselenggarakan di zona hijau Covid-19, yakni Na­gari Pasia Laweh. Dika­takan HAN merupakan ajang silaturahmi anak, kembali beraktivitas dan bermain, saling berso­sialisasi dengan pene­rapan prokes yang ketat dan didampingi oleh ayah bunda mereka.

“Kegiatan diisi dengan sosialisasi FA, hak-hak anak dan pembacaan sua­ra anak Kabupaten Agam tahun 2021 serta berbagai permainan tradisional se­perti tarik tambang, tang­kelek, lari tempurung, karet dan ular tangga raksasa, anak-anak juga dapat berenang di lokasi,” terang Ananda.

Peringatan HAN 2021 di Nagari Pasia Laweh dihadiri pengurus FA Kabu­paten Agam, FA Keca­matan Palupuh, FA Keca­matan Baso, FA Keca­ma­tan Ampek Angkek, FA Kecamatan Tanjung Raya, FA Kecamatan Lubuk Ba­sung dan FA Nagari Pasia Laweh.

“Turut hadir akademisi Universitas Andalas (U­nand) Prof. Erigas, ma­hasiswa Unand, dan santri Pondok Pesantren di Baso serta ayah bunda FA Na­gari Pasia Laweh yakni Wali Nagari Pasia Laweh beserta istri,” sebut A­nanda.

Sementara itu, Wali Nagari Pasia Laweh, Zul Arfin Dt Parpatiah menga­presiasi Pemkab Agam dan Forum Anak yang tetap memperingati hari anak meski di tengah pan­demi Covid-19.

“Kami melihat ini luar biasa, semangat baru se­te­lah lama mengalami masa pandemi. HAN dilak­sanakan di daerah yang mendapat predikat Nagari Tageh tingkat provinsi. Insha Allah kita terhindar dari Covid-19 dengan me­ngikuti prokes yang ke­tat,” ujar Zul. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional