Close

Peringatan Dini Ancaman Banjir dan Longsor, PLN Siaga 24 Jam Jaga Keandalan Lisrik

JAGA PASOKAN LISTRIK— General Manager UIW Sumbar Toni Wahyu Wibowo saat apel gabungan, Senin (17/10) dan memastikan kesiapan dari PLN menjaga keandalan listrik, setelah Pemprov Sumbar mengeluarkan surat peringatan dini ancaman banjir dan longsor di wilayah Sumatera Barat.

WAHIDIN, METRO–PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Barat siaga untuk menjaga keanda­lan listrik. Hal ini menyi­kapi surat peringatan dini ancaman banjir dan long­sor di wilayah Sumatera Barat dari Badan Na­sional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Sekretaris Daerah Sum­bar, Senin (16/10).

General Manager UIW Sumbar Toni Wahyu Wi­bowo meng­ung­kap­kan, petugas PLN stand­by 24 jam memantau kondisi kelistrikan di be­berapa tempat yang ra­wan banjir dan longsor pada musim hujan ini.

“PLN berkomitmen untuk meningkatkan ke­siagaan di tengah cuaca ekstrem saat ini. Kami te­rus mengamati kondisi di beberapa lokasi yang ter­dampak hujan deras sejak bulan lalu, khususnya wila­yah yang rawan banjir dan longsor. Petugas PLN se­lalu siaga mengecek ja­ringan dan gardu di lokasi, mengamankan pasokan serta meminimalisir po­tensi bahaya yang muncul akibat kondisi hujan dan banjir, terutama di titik-titik yang rawan,” tegas Toni Wahyu, Senin (17/10).

Ia menambahkan, PLN senantiasa melakukan inspeksi secara detail dan cermat, kemudian dieksekusi dengan cepat dan tepat guna meminimalisir gangguan yang sewaktu-waktu dapat muncul, sekaligus juga mengatasi dengan cepat apabila terjadi gangguan kelistrikan dengan kesiapsiagaan menyeluruh

“Menyikapi kondisi cuaca yang kurang baik ini, kami terus mengimbau masyarakat selalu berhati-hati dan waspada terhadap bahaya listrik yang munkin muncul di tengah kondisi cuaca ekstrem,” imbuhnya.

Mitigasi dampak bencana banjir saat musim hujan khususnya dalam hal kelistrikan gencar disosialisasikan PLN agar tidak membahayakan warga ka­rena keamanan dan keselamatan masyarakat merupakan hal yang paling utama.

Toni Wahyu juga mem­ber­ikan beberapa tips yang bisa dilakukan guna menghindari bahaya listrik disaat musim hujan dan banjir. Diantaranya apabila rumah pelanggan terkena banjir maka matikan listrik dari meter circuit brea­ker (MCB) di kWh meter untuk menghindari bahaya tersengat aliran listrik. Selanjutnya, cabut seluruh peralatan listrik yang ma­sih tersambung dengan stop kontak, dan naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman.

Selain itu, tidak lupa untuk selalu mengecek semua peralatan listrik dan elektronik yang ada di tempat tinggal sebelum tidur, dan memastikannya telah terlepas dari stop kontak saat tidak digunakan lagi. Yang tidak kalah penting yakni hindari berteduh di dekat instalasi kelistrikan seperti tiang, gardu, panel PJU dan lainnya.

“Kami berharap di tengah cuaca ekstrem dan pancaroba ini di wilayah Sumbar sistem kelistrikan tetap andal sehingga pelanggan selalu dalam keadaan aman dan tidak terjadi pemadaman. Bilapun terjadi permasalahan dan gangguan terkait kelistrikan segera lapor ke PLN melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123,” tutupnya.

Peringatan Dini Bencana

Untuk diketahui, sebelumnya Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Hansastri mengeluarkan surat peringatan dini ancaman banjir dan longsor, Rabu (12/10) lalu. Seluruh daerah diminta untuk siaga menghadapi potensi ancaman bencana alam tersebut.

Melalui surat yang ditujukan kepada Sekda (Ex-officio Kepala BPBD) Kabupaten/Kota se-Sumbar dan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten/Kota se-Sumbar, Hansastri me­nyampaikan, peringatan dini ancaman banjir dan longsor tersebut, me­nin­dak­lanjuti Surat Edaran (SE) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tanggal 3 Oktober 2022, perihal peringatan dini dan langkah-langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi ancaman banjir dan longsor periode Oktober 2022.

Di mana, prakiraan potensi banjir bulan Oktober tahun 2022 dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bekerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Badan lnformasi Geospasial (BIG) pada tanggal 11 September 2022 dan prakiraan potensi terjadi gerakan tanah (longsor) pada bulan September 2022 yang dikeluarkan oleh Ba­dan Geologi, Kementerian ESDM pada 28 September.

“Karena itu, diperlukan upaya pencegahan dalam meminimalisasi dampak ancaman bencana banjir dan longsor yang mungkin timbul.” ungkap Hansastri, Kamis (13/10).

Hansastri meminta me­lalui Sekda (Exofficio) Kepala BPBD Provinsi Sumbar untuk menginstruksikan kepada BPBD Kabupaten/Kota se-Sumbar menyusun langkah-langkah dan upaya kesiapsiagaan dalam mengantisipasi dampak banjir dan longsor.

Kalaksa BPBD Provinsi Sumbar Jumaidi mengatakan, berdasarkan surat yang dikeluarkan Sekda Provinsi Sumbar, Hansastri, hal yang perlu diperhatikan mengantisipasi dampak banjir dan longsor tersebut, yakni, mening­katkan koordinasi dengan dinas dan aparatur yang berada di kabupaten/kota di daerah masing-masing. (ade)

Tips Menghindari Bahaya Listrik saat Musim Hujan dan Banjir:

  1. Apabila rumah pelanggan terkena banjir maka matikan listrik dari meter circuit breaker (MCB) di kWh meter untuk menghindari bahaya tersengat aliran listrik.
  2. Cabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak.
  3. Naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman.
  4. Selalu mengecek semua peralatan listrik dan elektronik yang ada di tempat tinggal sebelum tidur, dan memastikannya telah terlepas dari stop kontak saat tidak digunakan lagi.
  5. Hindari berteduh di dekat instalasi kelistrikan seperti tiang, gardu, panel PJU dan lainnya.
  6. Apabila terjadi banjir dan listrik belum dipadamkam oleh PLN, laporkan segera melalui PLN Mobile, Contact Center PLN 123 atau hubungi kantor PLN terdekat.
  7. Setelah banjir surut, lanjutnya, pastikan semua alat elektronik dan instalasi listrik dalam keadaan kering. Penormalan listrik oleh PLN akan dilakukan apabila instalasi PLN maupun warga sudah dalam kondisi kering dan siap dialiri listrik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top