Menu

Pergi Ziarah Kubur, Pria Asal Kepri Hilang di Limapuluh Kota 

  Dibaca : 283 kali
Pergi Ziarah Kubur, Pria Asal Kepri Hilang di Limapuluh Kota 
PENCARIAN— Tim SAR bersama warga dan pihak terkait melakukan pencarian seorang warga yang dinyatakan hilang setelah pergi ziarah kubur di Jorong Talang Maur, Nagari Talang Maur, Kecamatan Mungka, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kamis (15/7). 

LIMAPULUH KOTA, METRO–Hasnadi (30), asal Ujung Batu, Kepuluan Riau (Kepri), tiba-tiba hilang setelah pergi ziarah kubur melewati hutan di Jorong Talang Maur, Nagari Talang Maur, Keca­matan Mungka, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kamis (15/7).

Sebelumnya, Hasnadi berangkat dari Ujung Batu, Kepulauan Riau, hendak menjenguk orangtuanya yang sedang dalam kondisi sakit di Talang Maur. Se­telah sampai dirumah dan menengok orangtuanya, Hasnadi, kemudian pergi ziarah kubur kepe­ma­k­a­man kelurga yang letak­nya agak jauh dengan jalan kaki melewati hutan.

Namun, herannya hing­ga sore, Hasnadi tidak kunjung kembali kerumah orangtuanya. Merasa camas dan khawatir, akhir­nya orangtuanya me­nyam­paikan keperangkat Nagari, jika anaknya Has­nadi, tak kunjung pulang kerumah setelah pergi zia­rah kubur kepemakaman keluarga.

Mendapat informasi ada­nya warga yang hilang, akhirnya pihak Peme­rinta­han Nagari, Jorong dan Ma­syarakat serta kelurga mela­kukan pencarian dise­kitar rumah kediaman orang­­tuanya. Kemudian juga me­nyisir kelokasi tem­pat ku­buran yang diziarahi Has­nadi. Namun, hingga Jumat (16/7) pagi, hasilnya masi nihil. Keberadaan Hasnadi, tidak terdeteksi, karena tidak ditemukan petunjuk.

Akhirnya, pemuda se­tem­pat Prima menyam­paikan informasi orang hilang ini ke Pos SAR Lima Puluh Kota. Tidak berse­lang lama, Tim Pos SAR Lima Puluh Kota, bergerak kelokasi untuk melakukan pencarian bersama-sama dengan masyarakat na­gari, Perangkat Nagari, kelurga, KSB, Damkar Ma­pala Unand, TNI/Polri, RAPI, Linmas dan Palito.

“Kita mendapat infor­masi ada warga yang hi­lang saat melakukan ziarah ku­bur di Talang Maur, Mung­ka. Kemudian kita langsung menuju lokasi untuk me­lakukan pencarian ber­sama-sama dengan ma­syarakat, TNI/Polri, Mapala Unand, Linmas, KSB, Palito, Rapi dan Damkar. Tempat-tempat yang kita sisir ba­gian hutan karena sebelum sampai letempat kuburan itu melewati hutan,” ung­kap Kepala Pos Pencarian dan Pertolongan  Kabu­paten Lima Puluh Kota, Robi Saputra, Kepada awak media, Jumat (16/7).

Dikatakan Robi Saput­ra, Hasnadi, saat pergi ziarah kubur meninggalkan HP, dan Tas di rumah orang­tuanya. Sehingga, tidak bisa dihubungi lewat Hand­pho­ne. “Petunjuk yang dite­mukan HP dan tas di rumah orangtuanya. Dan kita su­dah sisir hutan dan aliran sungai yang ada disekitar lokasi, namun hingga pukul 17.00 Wib belum dit­emu­kan. Dan kita juga sudah buat posko di lokasi. Hari ini pencarian dilanjutkan oleh tim SAR dengan menyusuri hutan. Tim dibagi dua sru (search and rescue unit) melaku­kan penyisiran di area pencariaan survivor,” ung­kap Robi.

Salah seorang Tokoh Muda Nagari Talang Maur, Prima, juga me­nyam­pai­kan bahwa memang ada seorang warga yang hilang ketika pergi ziarah kelu­buran. “Memang ada, saat itu dia pergi ziarah ke­kuburan melewati hutan. Kemudian hingga sore hari tak kunjung pulang hingga sekarang. Dan tim Pos SAR Lima Puluh Kota sedang melakukan pencarian de­ngan menyisir hutan dan sungai,” ucapnya. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional