Menu

Pergi Cari Udang, Pulang jadi Mayat

  Dibaca : 126 kali
Pergi Cari Udang, Pulang jadi Mayat
EVAKUASI— Warga bersama SAR gabungan mengevakuasi jasad korban Syamsul Bahri (44) yang ditemukan tewas akibat tenggelam di Pantai Sasak saat mencari udang.

PASBAR,METRO
Pergi menjaring udang bersama anaknya menggunakan perahu, salah seorang nelayan di Nagari Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kabupaten Pasaman Barat tiba-tiba tercebur ke laut hingga tenggelam di perairan Muaro Sasak, Kamis (27/8) sekitrar pukul 08.00 WIB.

Kontan saja, informasi tenggelamnya korban yang diketahui bernama, Syamsul Bahri (44) membuat warga setempat gempar. Warga bersama Tim SAR gabungan pun kemudian melakukan pencarian terhadap korban menggunakan perahu-perahu nelayan.

Hampir dua jam melakukan penyisiran, jasad korban pun berhasil ditemukan di dekat lokasi korban mencari mencari udang. Setelah ditemukan, jasad korban kemudian dievakuasi ke atas perahu dan kemudian dibawa ke tepi pantai. Setelah itu, jasad korban dibawa ke puskesmas terdekat.

Kapolsek Pasaman AKP Lija Nesmon didampingi oleh Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan Orang Pasaman Zilfahmi mengatakan, dari hasil pemeriksaan saksi, korban pergi melaut mencari udang bersama anaknya Wedi (25) menggunakan perahu long tail sekitar pukul 06.00 WIB.

“Tiba-tiba, sekitar pukul 08.00 WIB anak korban Wedi tidak melihat korban berada di perahu. Wedi kehilangan sang ayah, selanjutnya menghubungi warga untuk membantu mencari keberadaan korban yang hilang dari perahu,” ungkap AKP Nesmon.

AKP Nesmon menjelaskan, sekitar pukul 10.00 WIB, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Muaro Sasak yang tidak jauh dari tempat korban mencari udang. Korban dibawa ke Puskesmas Sasak untuk memastikan kondisi korban.

“Setelah dilakukan identifikasi dan pemeriksaan visum luar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda luka aniaya pada tubuh korban. Diduga kuat korban tewas karena tenggelam. Kemungkinan korban terjatuh lalu tercebur ke dalam laut hingga akhirnya tenggelam,” jelas AKP Nesmon.

Sementara itu Camat Sasak Ranah Pasisien Bona Fatwa membenarkan ada seorang nelayan yang hilang saat melaut. Setelah dibawa ke puskesmas, korban dibawa ke rumah duka oleh pihak keluarga untuk segera dimakamkan.

“Kita mengimbau kepada nelayan agar tetap meningkatkan kewaspadaan saat pergi melaut karena cuaca saat ini kurang bersahabat. Mudah-mudahan keluarga korban dapat tabah menghadapi cobaan ini,” harapnya. (end)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional