Close

Peredaran Minuman Keras Dibatasi di Kota Padang

miras - web
ilustrasi

KT. SULAIMAN, METRO–Peredaran minuman beralkohol di Kota Padang terus dibatasi agar tak menimbulkan dampak positif pada masyarakat. Pemko Padang, saat ini baru saja menyerahkan Ranperda revisinya terkait pembatasan ini.

Kepala Disperindagtamben Kota Padang, Hendrizal Azhar didampingi Sekretarisnya, Nasril mengatakan, revisi Perda Minol ini diajukan seiring dengan adanya perubahan nomenklatur dari Kementrian Perdagangan sendiri. Di samping itu, peredaran Minol perlu diatur lebih lanjut. Sebab, keberadaannya memiliki pengaruh besar pada prilaku masyarakat dan tingkat kejahatan.

Dikatakan Hendrizal, saat ini, minol hanya boleh beredar di hotel berbintang 3, 4 dan 5. Itupun dengan ketentuan minum di tempat dan setiap barang masuk dan keluar harus dilaporkan. Namun dalam kondisi sekarang, minuman beralkohol (minol) banyak beredar di cafe-cafe yang ada di Kota Padang. Pemko perlu meluruskannya kembali dan membahasnya dengan DPRD.

Apakah nantinya minuman itu diizinan beredar di cafe-cafe atau tidak, semuanya kata Hendrizal tergantung hasil pembahasan Pemko dengan DPRD nantinya. ”Pengaturan dan pembatasan ini yang mau kita bahas bersama dengan DPRD,” ujar Hendrizal. (tin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top