Close

Perda Mars Sumbar Resmi Ditetapkan

Pencipta Maras Sumbar--Ketua DPRD Sumbar Supardi bersama wakil wakil pimpinan DPRD dan Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldi bersama dengan B. Andoeska Pencipta Mars Sumatra Barat. Dari karyanya ia menerima penghargaan dari gubernur Sumbar.

Keinginan memiliki Mars Sumatera Barat atau lagu wajib akhirnya terpenuhi sudah. Sebuah lagu kebanggaan dengan syairnya jika dihayati mampu menimbulkan rasa semangat, bangga dan cinta terhadap Ranah Minang.  Lagu ini juga bagian kepedulian Sumatera Barat dalam pengu­kuhan identitas daerah.

Liriknya, selain men­ceri­takan tentang keindahan ala­man, muatan kearifan lokal, sejarah serta budaya, juga mengingatkan betapa beratnya para pejuang dari Ranah Minang dalam mem­pertahan­kan dan mengisi kemerdekaan. Mars ini juga menyampaikan pesan semangat persatuan, semangat kedualatan, se­mangat kebangsaan, semangat ke-bhinnekatunggalika-an.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Senin (13/6),  melalui rapat paripurna di ruang sidang utama kantor DPRD Sumbar, secara resmi telah menetapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Mars Sumatera Barat.

Ketua DPRD Sumbar, Su­pardi mengatakan, dengan telah ditetapkannya Perda tentang Mars Sumatera Barat, maka Mars Sumatera Barat merup­a­kan lagu wajib setelah lagu Indonesia Raya. Juga, sudah dapat dinyanyikan pada setiap event-event yang berhu­bu­ngan dengan Sumatera Barat.

“Alhamdulillah hari ini kita sudah menetapkan Perda tentang Mars Sumatera Barat. Semoga dengan hadirnya lagu tersebut bisa lebih meyakinkan kita terhadap kecintaan kita terhadap Ranah Minang,” ujar Supardi.

Diharapkan,  lanjutnya,  adanya Mars Sumatera Barat dapat menumbuhkan semangat cinta daerah selain juga mem­bangkitkan semangat kebersa­maan dan etos kerja. Sehingga masyarakat dapat memiliki rasa cinta tanah air dalam kesatuan NKRI yang lebih kokoh.

Diceritakannya,  akhir ta­hun 2021, DPRD bersama Pem­prov telah membahas Ran­perda tersebut, tapi  pem­ba­hasannya belum dapat di­ram­pungkan, maka dilanjutkan awal 2022 sebagai Rancangan Peraturan Daerah diluar Pro­pemperda Tahun 2022.

Pada prinsipnya, pada masa persidangan kedua tahun 2021/2022, Ranperda tersebut telah dapat dirampungkan pembahasannya, tapi belum dapat dilanjutkan pada tahap pembicaraan tingkat kedua, karena menunggu hasil fasilitasi Kemendagri.

Kemudian, kata Supardi, Menteri Dalam Negeri (Men­dagri) melalui surat Nomor : 188.34/2864/OTDA tanggal 22 April 2022 telah menetapkan hasil fasilitasi terhadap Ran­perda Mars Sumatra Barat. Dari fasilitasi tersebut, terdapat beberapa catatan perbaikan yang perlu diakomodir dan Komisi V sebagai Komisi terkait telah mengakomodirnya, se­belum Ranperda dilanjutkan ke penetapan.

Dengan telah rampungnya pembahasan Ranperda tentang Mars Sumatra Barat, atas nama Pimpinan Dewan, Supardi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima terima kasih kepada Komisi V yang telah melaksanakan tugasnya de­ngan sungguh-sungguh, se­hingga Rancangan Peraturan Daerah tentang Mars Sumatra Barat dapat ditetapkan pada Rapat paripurna kali ini.

“Nanti, setelah ditetapkan dan diundangkan, sudah dapat dinyanyikan pada peringatan Hari Jadi Sumatra Barat ke-77, 1 Oktober 2022,” jelasnya

Mars tersebut diciptakan oleh B. Andoeska, yang meru­pakan pencipta lagu bersuku tanjung. Saat agenda rapat paripurna pada hari itu, B. Aandoeska ikut hadir. Dirinya juga menerima penghargaan dari gubernur atas penciptaan mars tersebut.

Penetapan Mars Sumatera Barat seiring dengan penge­sahan peraturan daerah yang menjadi payung hukumnya. Perda tersebut sebenarnya telah dibahas sejak tahun 2021 oleh komisi V DPRD Sumatera Barat.

Ketua komisi V DPRD Su­matera Barat, Daswanto me­nga­takan berbagai tahapan telah dilakukan dalam me­lakukan pembahasan Perda. Beberapa diantaranya adalah konsultasi Kementerian Dalam Negeri. Menurut Kementerian Dalam Negeri pembuatan Mars untuk Sumatera Barat meru­pa­kan hal yang diperbolehkan dan tidak pula bertentangan dengan peraturan lain yang telah ada.

Selain itu dalam pem­ba­hasan Perda, terkait Mars Sumatera Barat tersebut komisi V juga melakukan studi tiru ke Provinsi Jawa Timur.

“Jawa Timur merupakan salah satu provinsi yang telah memiliki Mars. Mars Jawa Timur diperdengarkan dan dinyanyi­kan di berbagai acara resmi maupun tidak resmi salah satunya seperti rapat paripurna lagu tersebut diperdengarkan beriringan setelah lagu Indonesia Raya dikumandangkan,” ujarnya.

Das­wan­to me­nga­takan, lagu Mars Su­matera Ba­rat diha­rap­kan diper­de­ngar­kan atau di­nya­nyikan pa­da ber­bagai aca­ra resmi mau­pun tidak res­mi.

Komisi 5 dan beberapa anggota de­wan dari ber­bagai fraksi lain­nya ber­ha­rap pe­merintah pro­vinsi Su­ma­tera Barat bisa me­lakukan so­sia­lisasi yang mak­­simal, se­perti kepe­me­rin­tahan kabu­paten kota yang ada di Su­mat­era Barat.

Sementara itu, Ketua Frak­si PAN DPRD Sumbar Mu­ha­yatul juga menyampaikan, de­ngan disahkannya Ranperda ini, pihaknya meminta kepada Pemprov Sumbar untuk terus mengumandangkan Mars Su­matera Barat ini, agar maksud dan tujuan mars ini tercapai.

Menurutnya,  Mars Su­matera Barat ini memiliki maksud untuk menumbuhkan rasa kebanggaan, rasa cinta keber­samaan dan rasa keterikatan bathin semua komponen ma­syarakat Sumatera Barat.­Sehingga menimbulkan rasa empati, menyemangati rasa persatuan dan kesatuan ma­syarakat Sumatera Barat.

“Terlihat jelas, mars Su­matera Barat memiliki nilai yang sangat berharga dalam rangka merawat keutuhan dan ke­bersamaan masyarakat Sum­bar.  Memiliki maknanya men­dalam dan sangat berman­faatkan bagi masyarakat dan daerah Sumbar menuju ke arah lebih baik,” ungkapnya.

Sementara itu Wakil Gu­bernur Audy Joinaldi menga­takan Pemprov akan melaku­kan sosialisasi yang maksimal. Selain sosialisasi ke kabupaten kota akan juga dilakukan so­sialisasi melalui media cetak Media elektronik maupun inter­net.

“ Sosialisasi yang maksimal maka akan semakin banyak masyarakat yang tahu ada Mars Sumatera Barat. Kita berharap Mars Sumatera Barat benar-benar akan menjadi alat yang menjadi pemantik semangat masa kecintaan dan persatuan terhadap provinsi ini,” ujarnya. (***)

Lirik Mars Sumatera Barat
Cipt: B. Andoeska
Sumatera Barat persada hamba
Ranah pusaka bunda
Tumpah darah para pejuang nan gagah
Pendiri dan proklamator bangsa
Ranah nan indah ranah nan ramah
Hamparan zamrud khatulistiwa
Gemulai flora gemuruh ombak Samudra
Menarik menari seluruh hamba
Hai Upik dan Buyung pewaris negeri
Lestarikan budaya kaya pusaka
Teruka jiwanya teruka raganya
Tungku tigo sajarangan genggam amanah
Tuah sakato buhul tali rasa
Tiada gunung tinggi tiada lurah dalam
Ranah pesona satu Nusantara
Bakti hamba sembahkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top