Close

Percepatan dalam Pembangunan, Suhatri Bur: LKAAM Miliki Peranan Penting

SALAM—Bupati Padangpariaman Suhatri Bur salamai pengurus LKAAM yang datang pada acara kemarin.

PDG.PARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman Suhatri Bur menyatakan LK­AAM memiliki peran penting dalam percepatan pemba­ngunan Padangpariaman. Semua itu diungkapkan Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin, saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kabupaten Padangpariaman. Musyawarah LKAAM ini, dihadiri oleh Ketua LKAAM Provinsi Sumatra Barat M. Sayuti Dt. Rajo Pangulu, Anggota DPRD Provinsi Suma­tera Barat Jasma Juni Dt. Garang, Sekretaris LKAAM Pro­vinsi Sumatera Barat Amril Amir Dt. Lelo Basa, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Anwar,  Kepala Dinas pemberdayaan masyarakat dan desa Erman dan seluruh niniak mamak dan bundo kanduang se Kabupaten Pa­dangpariaman yang terbagi atas enam kelarasan, yakni, kelarasan Lubuk Alung, XII Koto, Nan Nabaris, V Koto, 2×11 Enam Lingkung, dan VII Koto.

Bupati Padangpariaman Suhatri Bur mengatakan selaku pucuak undang mengatakan ucapan terima kasih kepada niniak mamak dan pengurus LKAAM yang telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk pelaksanaan Musda ini. Komunikasi yang dibangun untuk terlaksana­nya Musyawarah Daerah ini tidak hanya sekali saja, tetapi dengan berbagai upaya.

“Pemerintah Kabupaten Padangpariaman sangat me­rasakan manfaat dan fungsi dari LKAAM, dalam rangka percepatan pembangunan. Seperti dalam penyelesaian persoalan tanah, yang ter­kadang dapat menghambat program pemerintah dalam percepatan pembangunan di Kabupaten Padangpariaman. Ninik mamak memiliki peran yang tinggi, terutama dalam pengambilan keputusan serta membantu dalam menjalankan roda pemerintahan,” ungkap Suhatri Bur.

Suhatri Bur juga menambahkan, terkait dengan pemilihan Ketua LKAAM Padangpariaman, semoga nantinya mendapatkan Ketua yang memenuhi syarat dan dapat mengakomodir 6 kelasara­san, Ketua KAN Kecamatan. Sehingga nantinya, LKAAM Padangpariaman menjadi satu kesatuan yang merupakan wadah berhimpunnya para niniak mamak yang ada di 17 Kecamatan.

Ketua LKAAM Provinsi Sumatra Barat  M. Sayuti, Datuak Rajo Pangulu mengatakan  musda LKAAM Pa­dang­paria­man merupakan musyawarah tertinggi dalam rangka pemilihan Ketua dan perumusan keputusan ter­tinggi.

“Agenda musda meliputi fungsi kepengurusan lima tahun kedepan, laporan kegiatan pengurus yang lalu, dan laporan program kerja 5 ta­hun ke depan. Dimana orang yang berhak memilih yakninya, yang memiliki kartu anggota aktif. Ketua LKAAM yang dipilih hendaknya memenuhi kriteria yang telah ditentukan, terutama mempedomani aturan yang berlaku,” terangnya.

Plt. Ketua LKAAM Kabupaten Padangpariaman Abdul Kadir Jailani Datuak Bandaro Panjang  mengatakan bupati selaku pucuak undang telah memilih 6 orang untuk melaksanakan tugas LKAAM Padangpariaman. Dimana sudah berjalan 2 tahun dalam kondisi tidak ada ujung pang­kalnya.

“Dalam melaksanakan tugas harian ini, kami diamanahkan segera melaksa­nakan Musda. Yang bertujuan untuk menunjuk kepengurusan LKAAM Padangpariaman serta untuk mencari bi­bit LKAAM yang akan datang. Mudah-mudahan de­ngan pertemuan hari ini, bisa menghasilkan pengurus yang defenitif. Sehingga dapat melembagakan adat, baik dari tingkat Kabupaten hingga tingkat Nagari,” tutupnya.

Senada dengan itu, Zainir Koto  Datuak Rangkayo Mulie selaku Ketua Pelaksana me­ngatakan semenjak terbitnya SK Panitia, dan juga menda­pat arahan dari pucuak undang untuk membuat langkah pembentukan musda LKAAM Padangpariaman.

Setelah mendapat arahan dari pucuk undang  pada 18 September lalu, dimana ditugaskan untuk mengadakan rapat dengan mengundang kelasarasan yang ada di Ka­bupaten Padangpariaman dan terbentuklah panitia ke­pengurusan Musda Kabupa­ten Padangpariaman berjumlah 70 orang. “Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Musda ini, juga berkat petunjuk dari pucuk undang dan bekerja­sama dengan beberapa Dinas/instansi di Kabupaten Padangpariaman, maka ter­selenggaralah Musda pada hari ini,” ujar Zainir Dt. Rang­kayo Mulie mengakhiri. (efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top