Menu

Percepat Pencarian Puluhan Warga Hilang, BPBD Sumbar Kerahkan Helikopter Bell 412

  Dibaca : 149 kali
Percepat Pencarian Puluhan Warga Hilang, BPBD Sumbar Kerahkan Helikopter Bell 412
KERAHKAN HELIKOPTER— Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumbar, mengerahkan helikoper bantuan BNPB, untuk melakukan pencarian puluhan warga dari Kabupaten Limapuluh Kota yang hilang sejak Sabtu (3/10).

PADANG, METRO
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumbar, mengerahkan helikoper bantuan BNPB, Senin (5/10), untuk melakukan pencarian terhadap puluhan warga dari Kabupaten Limapuluh Kota yang hilang sejak Sabtu (3/10).

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Provinsi Sumbar, Erman Rahman mengatakan, helikopter tersebut berangkat Senin, pagi (5/10) dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menuju Kabupaten Limapuluh Kota.

Dalam proses pencarian nanti, helikopter akan langsung menuju titik koordinat terakhir yang diperoleh melalui telepon seluler yang digunakan korban. Diakuinya, meski titik kordinat sudah ditemukan, namun, komunikasi dengan korban terputus, karena komunikasi dengan telefon seluler tidak aktif lagi. “Mungkin karena baterai handphone-nya sudah habis, sehingga kita lost komunikasi,” ujar Erman.

“Helikopter ini nantinya melakukan proses pencarian dari udara. Helikopter nanti juga membawa bantuan makanan dan logistik. Jadi, jika korban ditemukan nanti, kita langsung drop kebutuhan makan dan logistiknya yang sangat mendesak. Kalau memungkinkan helikopetr akan mendarat di hutan, jika menemukan korban,” ujar Erman yang akan mengontrol langsung proses koordinasi pencarian melalui helikopter.

Pjs Bupati Tanah Datar itu mengatakan, tim yang akan berangkat dengan helikopter nanti, terdiri dari Kepala Basarnas, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Sumbar, Rumainur dan jajaran. Sebelum melakukan pencarian tim yang akan berangkat melakukan kordinasi terlebih dahulu dengan posko pencarian di Kabupaten Limapuluh Kota dan Kabupaten Agam.

Sebanyak 77 warga dari Kabupaten Limapuluh Kota dinyatakan hilang dan dicari oleh Tim SAR Gabungan. Hingga Minggu sore (4/10), tim gabungan sudah menemukan enam orang di dua lokasi berbeda. Sementara, 14 orang yang berhasil ditemukan dan dievakuasi dari dalam hutan di Kabupaten Agam, sejak diketahui loss contact pada Sabtu (3/10).

Kelaksa BPBD Agam Muhammad Luthfi mengatakan, pihaknya menerima laporan kehilangan tersebut pada Minggu (4/10). Rombongan yang hilang tersebut diketahui berangkat masuk hutan pada Sabtu (3/10) pagi.

“Warga ini terdiri atas dua rombongan. Mereka dari Nagari Suayan, Limapuluh Kota. Rombongan pertama 14 orang, dipimpin wali nagarinya. Mereka mencari sumber air di daerah perbatasan dengan Kamang Hilia Agam. Rombongan kedua, ada 77 orang, dengan tujuan membuka jalur wisata. Tetapi, enam orang sudah ditemukan lagi. Sisanya masih ada 71 orang,” kata Luthfi kepada wartawan.

Luthfi menjelaskan, rombongan pertama yang berjumlah 14 orang, sudah ditemukan setelah diketahui turun di sekitar daerah Simarasok, Kecamatan Baso, Agam. “Kondisi 14 orang ini dilaporkan dalam keadaan baik-baik saja,” kata Luthfi.

Sejak kemarin cuaca di Agam dan sekitarnya, kata Luthfi, memang mendung dan hujan. BPBD Agam dan Basarnas sudah turun untuk melakukan pencarian.

Kamang Hilia dan Suayan merupakan daerah perbatasan kedua kabupaten. “Upaya pencarian masih dilakukan saat ini. Cuaca memang sejak kemarin hujan lebat,” katanya lagi. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional